oleh

PLN UP3 Sibolga Gelar Forum Keselamatan Ketenagalistrikan Bersama Stakeholder

Rakyatsumut.com, PT PLN (Persero) UP3 Sibolga menggelar Forum Keselamatan Ketenagalistrikan di Gedung Nasional Sibolga, Jumat (25/11/2022).

Forum itu menghadirkan para perwakilan stakeholder, di antaranya Pemko Sibolga, Pemkab Tapanuli Tengah, Polres Tapteng, Polres Sibolga, TNI AL, Korem 023/ Kawal Samudra dan instansi terkait lainnya.

“Kami buat acara ini agar bagaimana listrik dapat aman,” kata Manajer PT PLN (Persero) UP3 Sibolga, Darwin Simanjuntak dalam sambutannya.

Darwin mengungkapkan, tercatat sebanyak 200 lebih kejadian di Indonesia meninggal dunia akibat tersengat listrik dan akibat ketidaktahuan dalam menangani listrik.

“Terakhir di medan, karyawan pemasang cane, tak ada bertanya, dia akhirnya nyangkut dan meninggal di lokasi. Meninggalkan istri dan anak-anak kecil, dan masih diproses di Polres Medan, serta PLN dipanggil-panggil,” beber Darwin.

Suasana saat berlangsung Forum Keselamatan Ketenagalistrikan yang digelar PT PLN (Persero) UP3 Sibolga. Foto: Damai Mendrofa/ Rakyatsumut.com
Suasana saat berlangsung Forum Keselamatan Ketenagalistrikan yang digelar PT PLN (Persero) UP3 Sibolga. Foto: Damai Mendrofa/ Rakyatsumut.com

Dari banyaknya kejadian, kata Darwin,  pihaknya berharap masyarakat yang beraktifitas dan bekerja dekat dengan jaringan listrik agar dapat berhati-hati.

Kepada pemerintah di kedua daerah, sambungnya, pihaknya juga berharap agar informasi keselamatan kerja terkait kelistrikan ini dapat disampaikan hingga ke level terkecil di masyarakat.

“Misalnya agar jika ada pohon dekat jaringan listrik agar kami yang bersihkan, berikan kami ijin. Karena banyak juga kejadian, kemarin pun ada warga yang motong pohon Mangga, tidak sampai putus, dan karena ketidaktahuannya, warga tersebut akhirnya meninggal dunia,” beber Darwin.

Asisten Administrasi dan Umum Setda Sibolga Hendra Darmalius mengakui, tak jarang ditemukan perusahaan memiliki sarana yang mempergunakan tenaga listrik dan karena penggunaan yang tak sesuai standar, akhirnya menimbulkan korban.

Karena itu, kata Hendra, pemahaman terkait K3 sangat penting untuk diketahui oleh stakeholder dan masyarakat. Jika memungkinkan, tambah Hendra, sosialisasi yang dilakukan PLN tersebut bisa berlanjut hingga ke level kecamatan dan masyarakat.

“Kami mengapresiasi PLN UP3 Sibolga yang telah menggelar acara edukasi K3 ini, dan semoga PLN terus mengedukasi masyarakat karena hampir semua masyarakat menggunakan listrik dan semoga PLN UP3 Sibolga terus memberikan pelayanan terbaik,” tutupnya.

Sambutan juga disampaikan para  perwakilan stakeholder lainnya, baik Polres Tapteng, Polres Sibolga, perwakilan Danrem 023/ Kawal Samudra dan Danlanal Sibolga.

Para stakeholder mengaku mengapresiasi forum tersebut karena sangat penting sebagai acuan keselamatan dalam hal kelistrikan tidak saja bagi stakeholder, tapi juga masyarakat.

PLN UP3 Sibolga Siap Hadapi Nataru

Dalam sesi paparan, Manajer PT PLN (Persero) UP3 Sibolga Darwin Simanjuntak menjelaskan kesiapan pihaknya dalam hal kelistrikan di wilayah yang ditangani.

Pejabat PT PLN (Persero) UP3 Sibolga foto bersama stakeholder usai berlangsungnya Forum Keselamatan Ketenagalistrikan. Foto: Damai Mendrofa/ Rakyatsumut.com
Pejabat PT PLN (Persero) UP3 Sibolga foto bersama stakeholder usai berlangsungnya Forum Keselamatan Ketenagalistrikan. Foto: Damai Mendrofa/ Rakyatsumut.com

Disebutkan, terdapat sebanyak 305.750 ribu pelanggan di seluruh daerah yang di wilayahi oleh PLN UP3 Sibolgaa. Dijelaskan pula, di wilayah UP3 Sibolga, pasokan listrik disuplai sebanyak 7 Gardu Induk (GI), yakni GI Tarutung, Labuan Angin, Sibolga, Porsea, Sarulla, Dolok Sanggul dan Siborong-borong.

Tidak itu saja, Darwin juga mengungkapkan dukungan personil sebanyak 355 orang yang dimiliki UP3 Sibolga. Kemudian memiliki sejumlah sarana pendukung, di antaranya kendaraan roda 4 sebanyak 12 unit, 7 ULP, 27 posko jaga, roda 2 sebanyak 27 unit, genset 5,5 KW 10 unit, gengset 72 KVA 5 Unit dan UBG (Unit Gardu Bergerak) 250 KVA sebanyak 2 unit.

“PLN akan selalu siap, dan akan lebih siap ketika momen-momen hari besar. Kami (PLN-red) tidak mengenal waktu, tidak mengenal lelah dan tidak mengenal acara apapun, dan yang pasti siap menghadapi Natal dan Tahun Baru,” tegas Darwin.

Aplikasi PLN Mobile Mudahkan Pelanggan

Sementara itu, Manajer Pemasaran UP3 Sibolga Junita Simatupang memaparkan pengenalan aplikasi new PLN Mobile, yang menjadi bagian transformasi PLN.

Meurut dia, kehadiran PLN Mobile menjadi jawaban atas pelayanan call 123 yang selama ini memiliki sisi kelemahan.

“Tapi dengan aplikasi PLN mobile, pelanggan mau dia tengah malam atau hari libur bisa melakukan pelaporan. Misalnya pesta di hari minggu, pengaduan pelanggan dan lain sebagainya,” papar Junita.

Suasana saat berlangsung Forum Keselamatan Ketenagalistrikan yang digelar PT PLN (Persero) UP3 Sibolga. Foto: Damai Mendrofa/ Rakyatsumut.com
Suasana saat berlangsung Forum Keselamatan Ketenagalistrikan yang digelar PT PLN (Persero) UP3 Sibolga. Foto: Damai Mendrofa/ Rakyatsumut.com

Menurut Junita, PLN Mobile menyediakan layanan yang demikian kompleks. Mulai dari penyampaian informasi pemeliharan, pengaduan, pembelian token prabayar, pasang baru, perubahan daya, informasi kegiatan PLN, bahkan rekruitmen karyawan dan banyak informasi lain.

“Dari PLN Mobile kita juga bisa melihat histori pemakaian, mulai dari mendownload hingga saat ini, jadi tertera berapa token yang kita beli dan berapa yang akan kita habiskan. Dan kita bekerjasama dengan sejumlah provider Bank, di antaranya Mandiri, BNI, BRI, BCA, link aja, gopay, oppo, master,” sebut Junita.

“Ragam fitur yang ada di aplikasi, semakin memudahkan para pelanggan untuk bertransaksi maupun berinteraksi menyangkut kelistrikan,” timpalnya.

Pelayanan PLN Mengutamakan Keselamatan Kerja

PJ KT3L dan K PLN UP3 Sibolga, Jerry Hutabarat dalam sesi paparannya menjelaskan standar standar keselamatan kerja terkait kelistrikan. Dalam menjalankan keselamatan kerja, PLN menerapkan berbagai tata aturan dan mekanisme terukur.

Dikatakan, terdapat berbagai potensi bahaya listrik, di antaranya aktifitas alat berat, layangan, aktifitas pesta, bahaya instalasi, keberadaan pohon, cuaca buruk dan beragam aktifitas masyarakat lain yang sangat dekat dengan kabel listrik.

“Dan ingat, agar menjaga jarak aman sejauh 3 meter dari jaringan listrik,” tegas Jerry.

Sementara, dijelaskan juga aksi sosialisasi tentang keselamatan listrik yang dilakukan oleh PLN, baik sosialisasi dan edukasi langsung ke masyarakat, perusahaan ataupun pemanfaatan whatsapp grup dan media sosial.

“Kita terus melakukan sosialisasi bahaya listrik, agar tidak ada lagi kejadian,” katanya.

Di akhir paparannya, Jerry juga memaparkan terkait standar instalasi. Dikatakan pelaksanaan instalasi mensyaratkan hal-hal penting, misalnya SLO, bahaya levering dan pelanggaran terkait pencurian listrik.

Berlanjut, penjelasan terkait penyebab padamnya listrik yang disebabkan 2 hal, yakni terencana dan tidak terencana.

“Tidak terencana, bisa disebabkan cuaca, pohon jatuh dan gangguan hewan, sutet roboh, dan bencana alam. Untuk yang terencana, disebabkan aktifitas pemeliharaan sarana kelistrikan,” pungkas Jerry.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed