oleh

Gempabumi Guncang Nias Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Rakyatsumut.com, Gempabumi berkekauatan 5,5 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Sabtu (10/7/2021) pagi. Gempa terjadi

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.85° LU; 96.84° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 74 km arah Barat Laut Kota Lotu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara pada kedalaman 32 kilometer,” sebut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno dalam siaran resmi.

Dijelaskan, untuk jenis dan mekanisme Gempabumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam kebawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

“Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Nias Utara III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah-red), Gunung Sitoli dan Kabanjahe II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang-red)” kata Bambang.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Sementara, hingga pukul 10:15 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukan telah terjadi 4 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitude terbesar M 4,4 dan terkecil M 3,2.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” imbau Bambang.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed