oleh

4 WRS Diamankan Satpol PP, Satu Diantaranya Reaktif HIV

Rakyatsumut.com, Empat orang wanita rawan sosial dari cafe/ warung milik MP di Kecamatan Pinangsori tertangkap razia Satpol PP Tapteng, dari hasil pemeriksaan kesehatan, satu orang dinyatakan reaktiv HIV.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satpol PP Tapteng Jontriman Sitinjak, melalui Kabid Satpol PP Panuturi Simatupang, saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Satpol PP Tapteng, Rabu (7/4/2021).

“Sesuai dengan tugas dan fungsi kami sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Tapanuli Tengah ini, kami selalu rutin melakukan penertiban warung remang-remang dan juga warung tuak (lapo tuak_red) yang menyediakan atau mempekerjakan Wanita Rawan Sosial (WRS), dan itu sesuai dengan instruksi Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa pada hari Selasa dini hari, 30 Maret 2021 yang lalu, pihaknya berhasil menertibkan 4 orang WRS dari kafe/warung tuak milik MP yang berlokasi di Kecamatan Pinangsori. Keempat orang yang ditertibkan itu berinisial LA (24) alamat Kecamatan Kolang, MM (38) alamat Rampah, DS (35) alamat Pinangsori, dan LAJ (27) alamat Pinangsori. Dari hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah terhadap kesehatan keempat WRS tersebut, salah seorang diantaranya reaktif HIV yakni LAJ.

“Sempat ada rumor, katanya kami memasukkan anak pemilik warung ke sel rumah singgah. Saya tegaskan itu tidak benar, itu merupakan fitnah. Yang kami tertibkan itu adalah ibunya pemilik warung. Memang anaknya datang ke kantor dinas sosial, dan dipertemukan dengan orangtuanya,” jelasnya.

Plt. Kepala Dinas Sosial Tapteng Boy Rahman Hasibuan, melalui Kabid Rehabilitasi Sosial Alberto Situmorang didampingi Kasi Rehabilitasi Sosial dan Perdagangan Manusia Dede Saputra menjelaskan, bahwa wanita rawan sosial yang dinyatakan reaktif HIV sudah dikembalikan kepada keluarganya.

“Kita kembalikan agar dilakukan perawatan medis lebih serius dan tiga lagi masih merada dirumah singgah dinas sosial Tapteng,” pungkasnya.

Editor: Damai

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed