oleh

Selain ke Presiden, AHY Juga Sampaikan Terima Kasih Kepada Pers dan Elemen Bangsa

Rakyatsumut.com, Selain ke Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga menyampaikan terima kasih kepada pers, dan elemen bangsa atas ruang pemberitaan KLB ilegal.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, dan juga rekan-rekan insan pers yang telah memerikan ruang pemeberitaan secara objektif dan fakta-fakta kebenaran,” ujar AYH di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

AHY juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya, atas segala perhatian, doa, dan dukungan dari sahabat-sahabat partai politik sebagai mitra berdemokrasi.

Selain itu, para tokoh masyarakat, masyarakat luas, termasuk para politisi senior, purnawirawan TNI-Polri, akademisi, ulama, pemuka agama, pengamat politik, aktivis demokrasi, budayawan, serta berbagai kalangan ormas dan civil society lainnya.

“Seperti sahabat-sahabat penyandang disabillitas, kawan-kawan mahasiswa dan juga generasi muda, anak-anak muda milenial dari berbagai komunitas,” kata AHY.

Baca juga:

Amankan Peringatan Paskah, Polda Sumut Terjunkan 14 Ribu Personel

Kejari Sibolga Eksekusi Lahan Pemko yang Dikuasai Pihak Ketiga Selama 16 Tahun

Menurut AHY, peristiwa KLB ilegal ini telah menjadi ancaman serius bagi perkembangan demokrasi dan agenda regenerasi kepemimpinan partai politik di Indonesia.

“Kita tahu bahwa jalan untuk memperjuangkan demokrasi memangtidak mudah, membangun partai juga tidak mudah, membutuhkan kerja keras, keringat dan air mata, kegigihan, dan kesabaran untuk membesarkannya. Dan tidak sedikit orang-orang yang berusaha mencari short-cut, jalan pintas, dengan menjalankan dan menghalalkan segala cara, termasuk melakukan perampokan partai politik, dengan cara-cara tidak etis, ilegal dan inkonstitusional,” urai AHY.

Dalam situasi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini, kata AHY, fenomena dan ancaman post-truth politics juga terus membayangi demokrasi, dimana kebohongan yang diulang-ulang bisa dipercaya oleh sebagian masyarakat, dan menjadi kebenaran yang baru.

“Contoh seperti upaya yang dilakukan kubu KLB Partai Demokat ilegal di Sibolangit Jumat 5 Maret 2021 kemarin,” tandasnya.

AHY pun mengajak para kader Partai Demokrat dimanapun untuk melanjutkan perjuangan dan mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari peristiwa KLB ilegal.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed