oleh

Tapteng Akan Buka Sekolah Tatap Muka Jika Dinyatakan Bebas COVID-19

Rakyatsumut.com, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, menyampaikan niatnya untuk segera membuka seluruh sekolah . Ia tidak ingin anak sekolah menjadi tidak terkontrol dan menjadi nakal karena sekolah tatap muka tak kunjung dibuka.

“Kalau Tapteng sudah dinyatakan bebas COVID-19, saya berencana akan membuka sekolah. Karena sampai saat ini, masih ada 16 warga Tapteng berstatus Positif COVID-19,” kata Bakhtiar, saat memberikan sambutan diacara Peresmian Gedung Baru Dinas Pendidikan (Disdik) Tapteng di Pandan, Rabu (3/2/2021).

Sejak dinyatakan COVID-19, Pemkab Tapteng telah menutup seluruh sekolah yang berada dibawah naungan mereka (Mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP) sejak Minggu ketiga Maret 2020 lalu atau 3 Minggu paska Pandemi COVID-19 di Indonesia.

Bakhtiar mengaku prihatin dengan kondisi anak-anak yang belum bisa melaksanakan sekolah tatap muka, sementara Mall (Pusat Perbelanjaan Modern) dan pesta sudah dibuka dan diperbolehkan.

“Jadi, disetujui Gubernur atau tidak, dalam waktu dekat proses belajar tatap muka di sekolah di Tapteng akan dibuka. Mau sampai kapan anak-anak kita tidak sekolah. Saya takut mereka (anak-anak sekolah) akan menjadi nakal dan tidak terkontrol. Terjerumus ke hal-hal yang tidak baik seperti menggunakan Narkoba dan obat terlarang lainnya. Kalau mereka sekolah, sudah pasti mereka akan terkontrol,” ujarnya.

Bakhtiar mengaku, bahwa ia dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama dengan seluruh Kepala Sekolah (Kasek) mulai dari tingkat SD hingga SMP se Tapteng. Salah satu materi yang akan dibahas termasuk pembayaran gaji guru honorer dan tenaga honorer lainnya yang ada di setiap satuan pendidikan.

“Kemarin saya juga sudah menyampaikan ini kepada seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar gaji setiap honorer dibayar setiap awal bulan. Begitu juga dengan guru honorer dan tenaga honorer lainnya yang ada di satuan-satuan pendidikan di Tapteng. Saya berharap gaji mereka juga bisa dibayarkan setiap bulannya, paling lambat mulai April 2021 mendatang. Saya tidak tahu, bagaimana pun caranya, didahulukan atau bagaimana, gaji guru honorer dan honorer lainnya itu harus dibayarkan setiap bulannya. Kita akan buka rekening seluruh tenaga honorer ini untuk memastikannya,” pungkas Bakhtiar.

Redaktur: Rommy Pasaribu

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed