oleh

Delmeria Sikumbang Berharap Ibadah Haji Tahun 2020 Dapat Terlaksana Secepatnya

Rakyatsumut.com, Anggota DPR RI Hj. Delmeria Sikumbang berharap pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 dapat terlaksana secepatnya.

Hal itu diungkapkan Hj Delmeria Sikumbang melalui Tenaga Ahlinya Sufriansyah Pasaribu saat Menjadi pembicara pada kegiatan Diseminasi pembatalan keberangkatan Haji tahun 1441 H/ 2020 M angkatan XIV bersama Dirjen penyelenggara haji dan umroh Kementerian Agama RI dan Ka Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H Syahrul Wirda yang diwakili oleh Kabag TU Kanwil Sumatera Utara Muhammad David Saragih.

Kegiata Diseminasi tersebut dilaksanakan di Aula Hotel PIA Jalan Padang Sidempuan Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (13/12/2020).

Delmeria dalam hal ini diwakili oleh tenaga ahlinya menjelaskan Diseminasi adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut, jadi Diseminasi Pembatalan Haji yang dilakukan hari ini agar masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait keputusan pemerintah tentang pembatalan jamaah haji berangkat ke tanah suci yang terletak di negara Arab Saudi.

“Agar semua yang hadir disini dapat sebagai penyambung pesan kepada masyarakat terkait informasi pembatalan haji tahun ini,” ujarnya.

“Saya berharap ibadah haji tahun ini dapat terlaksana secepatnya, sehingga masyarakat menjalankan ibadah haji yang selama ini telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya namun harus melihat situasi dan kondisi,” sambungnya.

Sufriansyah menambahkan sampai saat ini pemerintah masih menunggu hasil vaksin yang akan diberikan kepada peserta haji untuk menjamin masyarakat Indonesia terbebas dari segala bentuk penyakit khususnya Covid-19.

“Sekarang pihak pemerintah masih menunggu hasil dari vaksin Sinovac yang akan direncanakan disuntikkan kepada jamaah haji, tentu ini untuk menjamin masyarakat Indonesia bebas terjangkit dari virus khususnya Covid-19, sehingga pelaksanaan haji berjalan dengan baik,” tambahnya.

Mewakili Kanwil Sumatera Utara Muhammad David Saragih mengatakan dalam sambutannya saat ini pemerintah telah melaksanakan mitigasi keberangkatan Haji Indonesia ke Arab Saudi.

“Saat ini pemerintah telah menyiapkan mitigasi keberangkatan ibadah haji tahun depan dengan opsi sebagai berikut, ada tiga opsi pertama, jemaah diberangkatkan dengan kuota penuh sebesar 221.000 jiwa, jika masa pandemi Covid-19 telah dinyatakan berakhir.

Opsi kedua, jamaah diberangkatkan dengan kuota terbatas pemberian Arab Saudi jika masa pandemi Covid-19 belum berakhir dan vaksin belum ada, pembatasan kuota ini akan berdampak pada keberangkatan jamaah yang telah melakukan pelunasan BIPIH pada tahun 2020, tidak semua dapat diberangkatkan sesuai dengan kriteria persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Opsi ketiga jamaah batal diberangkatkan jika pemerintah Arab Saudi tidak memberikan kuota kepada pemerintah Indonesia,” jelasnya.

Terkait pembatalan haji tahun ini David mengatakan pembatalan berdsarkan Keputusan Menteri Agama nomor 494 tentang pembatalan haji tahun 2020 dan keputusan dari Negara Arab Saudi yang masih belum menerima jamaah haji dari luar negara mereka.

“Pembatalan ini sesuai Keputusan Menteri Agama nomor 494 tahun 2020 tentang pembatalan haji tahun 2020, dan keputusan negara Arab Saudi belum menerima jamaah haji dari luar negara mereka,” terangnya.

“Jamaah Haji yang berangkat tahun 2021 nanti merupakan jamaah haji yang gagal berangkat ibadah haji tahun 2020,” pungkasnya.

Editor: Rommy

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed