oleh

Gara-gara Jengkol, Ibu 7 Anak Terancam 2 Tahun Penjara

Rakyatsumut.com, Dua orang pedagang bernama M Lumban Tobing (46) warga jalan Mawar, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara bertengkar dengan DS (46) warga Jalan Lumba-lumba Kelurahan Pancuran Gerobak, kota Sibolga. Kedua pedagang ini terlibat pertengkaran dan berakhir di Kantor Polres Sibolga.
Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Humas Polres Sibopga, Iptu R Sormin menjelaskan, kejadian itu di jalan Patuan Anggi, Pasar Sibolga Nauli, pada hari Rabu (26/8/2020) lalu, sekira pkl 04.00 wib, dan saat itu korban sednag melayani pelangganan. Saat itu juga, tiba tiba pelaku DS datang dan mengaku lapak yang ditempati korban adalah lapak pelaku.
Cekcok pun terjadi, hingga pelaku DS melempar korban M Lbn Tobing dengan buah jengkol sehingga mengalami luka bengkak pada bahagian bibir. Tidak terima dengan perbuatan pelaku, lalu korban mendatangi Polres Sibolga untuk membuat laporan pengaduan.
“Awalnya, kita sudah melakukan memediasi damai, namun karena tidak ditemukan titik damai baru dilakukan proses hukum,” ungkap Sormin, Selasa (29/9/2020).
Kata Sormin, tersangka yang belum pernah dihukum telah berumahtangga dan punyak anak 7 orang. Saat diinterogasi, terungkap, keduanya juga pernah terlibat cekcok sebelum terakhir ini. Namun terakhir, diduga emosi akibat korban saat dimintai untuk menggeser lokasi mengucapkan kata-kata kurang baik.
Namun, awalnya dituduhkan melempar sebanyak 18 buah, hal itu dibantah tersangka, ia hanya membenarkan bahwa buah jengkol yang dilempar sebanyak 1 buah.
Saat itu, korban yang tidak terima yaitu Sarma Maruba Lbntoruan langsung membuat visum (VER).
Akibatnya, tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melakukan tindak pidana Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (1) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan. Barang bukti, 18 bh jengkol bersama kulitnya.
Editor: Damai

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed