oleh

DPC GMNI Taput Dukung Penuh Pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya

Rakyatsumut.com, DPC GMNI Tapanuli Utara mendukung penuh Pemkab Taput dalam pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya, dikarenakan perencanaan tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi masyarakat Tapanuli Utara sendiri.

Hal itu diutarakan oleh Aldy Sinurat selaku ketua DPC GMNI Taput pada pertemuan saat melakukan pertemuan dengan Nikson Nababan di Kanopi Rumah Dinas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (15/9/2020).

“Kami mendukung penuh pendirian Universitas Negeri di Taput, semoga lancar dan sukses,” kata Aldy kepada Rakyatsumut.com.

Katanya lagi, Sebagaimana filosofi orang batak anakhon hi do hamoraon di au (Anak ku adalah kekayaanku), maka tidak heran orang batak menyekolahkan anaknya setinggi-tingginya. Pun jika itu di luar Tapanuli Utara yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Niat baik pak Bupati merupakan perencanaan jangka panjang yang akan mendobrak perekonomian di masyarakat Tapanuli Utara.

“Maka jika bisa bersekolah di kampung sendiri bukankah juga akan meningkatkan perekonomian di Taput,” pukas Aldy.

Selanjutnya, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan menjelaskan bahwa kontroversi UNTARA itu sendiri bukanlah soal penamaan yang tidak dibubuhi dengan embel-embel kekristenan, tapi pada pendistribusian mahasiswa dari Universitas itu sendiri.

“Ini bukan soal nama yang dibubuhi dengan kekristenan atau tidak. Kita setuju-setuju saja. Tapi jika kita melihat IAKN yang sekarang di mana pendistribusian tamatan IAKN itu tidak tau mau ke mana, maka hal ini cenderung membatasi lowongan perkerjaan kepada mereka yang menyelesaikan studi di IAKN yang berada di bawah Kemenag. Contoh jurusan theologi, sekarang semua gereja sudah punya sekolah Tingginya masing-masing. Demikian jurusan yang lain, lapangan pekerjaan sangatlah terbatas,” jelas Nikson.

Selanjutnya, Nikson mengatakan bahwa dengan berdirinya universitas negeri di Tapanuli ini, akan memunculkan banyak peluang untuk percepatan kemajuan Tapanuli Utara.

“Orang akan berdatangan ke Tapanuli Utara, Pariwisata akan hidup dan menyumbang pendapatan daerah. Ekonomi mikro masyarakat, perhotelan dan restoran akan maju. Dan tentunya SDM masyarakat akan lebih maju. Minimal anak-anak kita tidak susah payah lagi kuliah ke luar kota, tutup Nikson.

Editor: Rommy Pasaribu

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed