oleh

Pasangan ‘ABADI’ Teken MOU dengan KNTM Sibolga

Rakyatsumut.com, Pasangan calon (Paslon) Wali Kota Sibolga dan Wakil Wali Kota Sibolga, Bahdin Nur Tanjung, dan Edi Polo Sitanggang menandatangani MOU dengan Kelompok Nelayan Tolong Menolong (KNTM) Sibolga, Senin (17/8/2020).

Penandatangan itu digelar di gudang KNTM di jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.

Dalam acara kerjasama kontrak politik, Immad Lubis selaku Ketua KNTM Sibolga mengatakan, tujuan MOU kepada pasangan ‘ABADI’ tentu saja keselamatan dan kesejahteraan Nelayan tradisional yang paling utama untuk diperhatikan.

“Apabila tercapai tujuan bapak Bahdin Nur Tanjung dan Edi Polo Sitanggang menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Sibolga, maka kepentingan kita sebagai nelayan kecil dapat diperhatikan di kota Sibolga ini, jadi saya berharap buat kita nelayan kecil terus beri dukungan kepada ABADI,” kata Immad.

Immad juga menjelaskan, bahwa dirinya tidak mementingkan diri secara pribadi akan tetapi hal itu dilakukan demi kepentingan nelayan tradisional dan biota laut.

“Saya tekankan sekali lagi ini tidak ada niat apa-apa, mana tau saudara semua berfikiran yang lain nantinya. Kita ini bukan nelayan besar yang notabenenya menghantam nelayan kecil merusak biota laut,” sebutnya.

Immad mengutarakan, bahwa bisa saja 4-5 tahun kedepan nelayan kecil bisa diambang daripada kehancuran di kota Sibolga. “Buat seluruh nelayan pikirkan buat anak cucu generasi bangsa kita kedepan,” pinta Immad.

Dalam kesempatan itu, Bahdin Nur Tanjung yang di dampingi Edi Polo Sitanggang menyampaikan, bahwa komitmen jargon ‘ABADI’ ini adalah membantu kepentingan nelayan kecil di Sibolga.

“Langkah pasti masyarakat cerdas memilih pemimpin bukan karena banyak uang atau kepentingan diberikan sesuatu. Karena tidak saatnya lagi memilih pemimpin dengan pembayaran, kita bukan lagi mau berjudi,” ucap Bahdin.

“Pilihlah pemimpin yang bukan satu atau dua hari berjuang tapi pikirkan bagaimana selama lima tahun komitmen ini ditagih terus semoga ini tidak didengar oleh masyarakat tetapi juga didengar oleh Tuhan yang maha kuasa,” sambungnya.

Masih kata Bahdin, semoga komitmen yang telah disepakati bisa lebih mudah dapat memberhasilkan cita-cita pada waktu pemilihan kepala daerah bisa dimenangkan. Agar bisa diwujudkan impian untuk kesejahteraan nelayan kecil di kota Sibolga.

Bahdin mengisahkan, masyarakat nelayan tradisional boleh tau, bukan karena mau mencalonkan menjadi Wali Kota dirinya datang, sekitar tahun 2000 an Bahdin sempat turun tangan, bahwa pernah ada aksi spontan pembakaran kapal pukat trawl dan di antara tokoh-tokoh nelayan sempat ditahan di polres Sibolga disitu dirinya datang dengan teman lainnya membantu agar bisa proses hukumnya bisa diselesaikan secara baik.

“Itulah hubungan batin kita yang sudah terjadi saat lama kepada nelayan kecil yang ada di Sibolga,” pungkas Bahdin

Editor: Rommy Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed