oleh

Dua Penyelenggara Pemilu di Sibolga Dilaporkan ke DKPP

Rakyatsumut.com, Dua penyelenggara Pemilu di Sibolga secara resmi di laporkan ke DKPP. Keduanya, yakni KPU Kota Sibolga dan Bawaslu Kota Sibolga.

Sebagaimana di lansir dari portal resmi DKPP RI di dkpp.go.id, disebutkan pelapor bernama Thomson R. Pasaribu.

Dilaporkan pada tanggal 22 Juli 2020. Dengan perkara yang sudah dinyatakan terpenuhi setelah di lakukan verifikasi material tertanggal 28 Juli 2020.

Dengan nomor perkara : 74-PKE-DKPP/VII/2020. Dan dinyatakan Sidang.

Adapun di laman Jadwal Sidang DKPP tersebut dijelaskan, teradu adalah Afwan Nasution (Anggota KPU Sibolga), Asmar Harahap (Anggota KPU Sibolga) dan Khalid Walid (Ketua KPU Sibolga).

Selain KPU Kota Sibolga, Bawaslu Kota Sibolga juga turut di laporkan masih dalam pelapor yang sama. Dengan nomor perkara 73-PKE-DKPP/VII/2020. Dan juga dinyatakan Sidang.

Terlapor : Zulkifli Sigalingging (Ketua Bawaslu Sibolga), Darwis Sibarani (Anggota Bawaslu Kota Sibolga) dan Herfisani Hutagalung (Anggota Bawaslu Sibolga).

Perkara yang dinyatakan telah lulus verifikasi materil tertanggal 28 Juli 2020.

Sementara itu, pihak DKPP belum menyertakan jadwal tanggal kapan akan sidang.

Pantauan di akun Facebook DKPP jadwal sidang masih berlangsung di wilayah Indonesia Bagian Timur.

Sementara itu, Thomson selaku pelapor menjelaskan, bahwa mereka dilaporkan karena diduga tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

Cotohnya dalam pelaksanaan seleksi PPK dan PPS komisoner tidak berlaku adil, dan sepenuhnya masalah laporan ini, kita serahkan ke DKPP, dan saat sidang akan kita beberkan semua bukti bukti laporan.

“Kita berharap, laporan kita ini jadi pelajaran bagi penyelenggara pemilu, saya sebagai pemuda, saya merasa terpanggil mengawasi demokrasi di Kota Sibolga, kita berharap para penyelenggara menjunjung tinggi integritas Pemilu,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari KPU Sibolga dan Bawaslu Sibolga.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed