oleh

10 Diakon Ditahbiskan Menjadi Imam di Keuskupan Sibolga

Rakyatsumut.com, Meski masih menghadapi Pandemi Covid-19, Keuskupan Sibolga menggelar acara tahbisan Imam sebanyak 10 orang, yang disiarkan secara online di Gereja Katholik St Yosef Pandan.

Setiap orang beriman dan secara khusus para Imam harus melakukan 3 (tiga) hal dalam pelayanan hidup pastoralnya. Pertama, sebagai Imam harus membaktikan diri sebagai pendoa bagi umat-Nya. Kedua, berani berkorban secara sukarela bagi umat-Nya, seperti Kristus berkorban di salib. Ketiga, kemandirian dan ketahanan sesuai dengan semangat Sinode Keuskupan Sibolga.

Demikian pesan khotbah Uskup Administrator Apostolik Keuskupan Sibolga Mgr. Anicetus Bongsu Sinaga, OFMCap dalam Misa online pentahbisan Imam di Gereja Paroki St. Yosef Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah pada, Kamis (6/8/2020).

Di antara 10 diakon yang ditahbiskan empat diakon adalah calon Imam Diosesan Keuskupan Sibolga, lima diakon berasal dari Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga dan satu diakon dari Ordo Kapusin Kustodi General Kepulauan Nias.

Para diakon yang tertahbis adalah: Pastor Evendi Sudarsono Sihombing, Pr, Pastor Patrisius Wara, Pr, Pastor Adiputra Adrianus Lumbantobing, Pr, Pastor Walterius Manurung, Pr, Pastor Anselmus Klaudius Hutauruk, OFMCap, Pastor Laurentius Simanjuntak, OFMCap, Pastor Kasimirus Sitompul, OFMCap, Pastor Antonius Sihotang, OFMCap, Pastor Marselinus Limbong, OFMCap, Pastor Marselus Triman Sihura, OFMCap.

Demi menjaga kesehatan bersama dan mematuhi aturan pemerintah tentang protokoler kesehatan dalam pencegahan penyebaran wabah Covid-19, Panitia Tahbisan menyiarkan perayaan tahbisan secara online untuk bisa diikuti oleh umat Katolik dimanapun berada.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed