oleh

Kapolda Sumut Minta Jajaran tak Bersikap Arogan dan Tidak Ada Pungli di Lapangan

Rakyatsumut.com, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memberikan pengarahan kepada personil Dit Lantas Polda Sumut bertempat di Samsat Putri Hijau, Dit Lantas Polda Sumut, Selasa (21/7/2020)

Setibanya di Mako Samsat Putri Hijau, Kapolda Sumut disambut Dir Lantas Polda Sumut Kombes Pol. Wibowo, Wadir Lantas Polda Sumut, Para Kasubdit Dit Lantas Polda Sumut serta Para Perwira dan personil Dit Lantas Polda Sumut.

Dalam arahannya, Kapolda Sumut mengatakan agar personil Dit Lantas  senantiasa bekerja secara profesional dalam melayani masyarakat serta tetap bersikap humanis dan tidak melakukan tindakan yang kontra produktif.

Kebiasaan buruk personil seperti pungli, bersikap arogan, dan lain sebagainya agar dirubah supaya citra Polri ditengah masyarakat semakin baik dan masyarakat semakin mencintai Polri.

“Jangan lagi ada pungli di lapangan. Kita harus membuat iklim yang kondusif dalam melaksanakan tugas supaya sistem pelayanan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Kapolda Sumut

“Dalam melaksanakan tugas kita harus memiliki keterampilan bela diri, utamanya kepada personil yang melaksanakan tugas dilapangan”, lanjutnya

Kapolda Sumut juga menghimbau agar para komandan selalu mengarahkan anggotanya sebelum pelaksanaan tugas, sehingga pelayanan masyarakat dilingkungan Lalu Lintas tetap berjalan dengan baik.

Operasi Patuh Toba 2020 Libatkan 1.295 Personel

Sementara itu, Polda Sumut akan melaksanakan Operasi (Ops) Patuh Toba selama 14 hari sejak 23 Juli hingga 5 Agustus mendatang.

Operasi tersebut akan melibatkan personel satuan tugas Polda dan satuan tugas wilayah.

“Ada sebanyak 1.295 personel yang dilibatkan dalam Ops Patuh Toba 2020, terdiri satuan tugas Polda 100 dan satuan tugas wilayah, 1.195,” jelas Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Selasa (21/7/2020).

Kata Nainggolan, Ops patuh Toba itu digelar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini mengedepankan preemtif dan preventif dan penindakan hukum guna meningkatkan simpati masyarakat terhadap polisi Lalu lintas dalam rangka pencegahan dan penularan Covid-19.

“Dalam pelaksanaan Ops Patuh Toba 2020 itu, kita juga didukung instansi terkait,” terang Nainggolan.

BACA JUGA:

Sedangkan untuk target kegiatan, yakni dengan menurunnya titik lokasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran sesuai karakteristik wilayah masing-masing (tematik) dengan tetap mempedomani protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 secara preemtif, preventif dan persuasif yang humanis.

Sebelumnya, Direktur Lantas Polda Sumut, Kombes Pol Wibowo, Minggu (19/7/2020) mengatakan, operasi patuh Toba 2020 ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas.

“Tujuannya agar masyarakat bisa disiplin berlalulintas dan juga untuk mengurangi terjadinya kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalulintas,” katanya.

“Sasaran kita yakni pelanggaran lalulintas yang berpotensi terjadinya kecelakaan seperti melawan arus, terobos traffic light, over dimensi, over load, menaikkan penumpang di bak atau atap kendaraan,” jelasnya.

Editor: Rommi Pasaribu

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed