oleh

Dinyatakan Positif Covid-19, Suami Pasien Tolak Dibawa Tim Gugus Tugas

Rakyatsumut.com, Rahmat Hidayat Pasaribu suami dari pasien Covid-19 warga Pasar Belakang, menolak istrinya untuk dibawah oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sibolga.

Rahmad yang akrab disapa Elizon ini menjelaskan, bahwa istrinya sudah mengalami sakit sejak November 2019 yang lalu, dimana salah satu kepala puskesmas memberikan surat kepadanya bahwa istrinya di diagnosa penyakit TBC.

Hal itu diungkapkan suami pasien Rahmat Hidayat Pasaribu saat diwawancarai awak media, Kamis (9/7/2020).

“Menurut saya, sakitnya ini non medis, atau bisa dikatakan gaib. Jadi datang ibu-ibu ini, mungkin informasi dari Kepling, membilang ada warga sedang sakit. Datanglah dari tim dinkes dan menyatakan istri saya positif Covid-19,” ujar Elizon.

Dia menegaskan, covid-19 adalah penyakit menular. Dia sering memeluk istrinya dan sering berinteraksi dengan warga sekitar.

“Kalau memang istri saya positif Covid-19, maka semua ini sudah mengalami Covid-19 dan kampung kami harusnya dikarantina,” ungkap Elizon.

Pantauan di lapangan, pasien masih berada di rumahnya. Sempat terjadi perdebatan antara Gugus Tugas Covid-19 Kota Sibolga dengan keluarga korban yang menolak pasien dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi yang hadir di lokasi juga ikut melakukan mediasi dengan warga agar pasien bersedia dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Ini bentuk kepedulian dan perhatian kita kepada masyarakat,” kata Kapolres Triyadi.

Sampai sore ini pasien tersebut belum bisa di evakuasi oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sibolga. Dikabarkan sedang melakukan rapat koordinasi.

Editor: Rommy Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed