oleh

Terjadi Lagi di Sibolga, Anak Dibawah Umur Digagahi

Rakyatsumut.com, Aksi kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Kali ini dialami Melati, bukan nama sebenarnya, remaja putri berusia 16 tahun yang digagahi RPH, pria berusia 17 tahun.

Kasus ini diungkap Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (4/7/2020).

Dikatakan, kasus tersebut sesuai laporan Deliana Panjaitan (37), warga Jalan Batu Mandi, Dusun Lubuk Tukko, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut.

Deliana mengaku, Melati, putrinya tersebut telah kembali ke rumah usai meninggalkan rumah selama 6 bulan sejak 1 Desember 2019 lalu.

“Akhirnya Melati menerangkan bahwa tidak suci lagi. Selanjutnya saksi (Deliana-red) meminta pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya, namun tidak ditepati,” kata Sormin.

Usai menerima laporan tersebut, kata Sormin, Kasat Reskrim AKP D. Harahap melalui Unit Opsnal mengamankan tersangka Selasa (30/6/2020) lalu, saat berdiri di pingir jalan.

“Pelaku diamankan ketika berdiri di pinggir jalan,” ujarnya.

Dari pemeriksaan, tersangka RPH belum pernah dihukum dan sudah berumahtangga dengan anak satu meski telah bercerai dengan istrinya.

Terungkap juga, hubungan antara Melati dan RPH sudah berjalan selama 3 tahun dan sudah beberapa kali melakukan hubungan suami istri dengan Melati, sejak Desember 2019 hingga Mei 2020.

“Sebabnya tersangka (RPH-red) tidak bertanggungjawab karena tidak memiliki uang untuk menikahi Melati,” kata Sormin.

Disebutkan, saat ini tersangka dalam penahanan di RTP Polres Sibolga. Dia diancam melakukan tindak pidana terhadap anak.

“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 76D Jo pasal 81 ayat 2 Undang undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun atau denda lima rupiah,” terang Sormin.

Editor: Rommi Pasaribu

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed