oleh

Meriam Bottot Terancam, Komantab Minta Jangan ada Lagi Pengrusakan

Rakyatsumut.com, Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) meminta agar situs sejarah Meriam Bottot di Desa Sitardas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara tidak dirusak.

“Ya, harapan ini kepada siapapun, kita minta jangan merusak situs sejarah berharga tersebut, situs ini adalah aset yang harus dilindungi dan dilestarikan,” kata Ketua Komantab, Damai Mendrofa, di Pandan, Tapteng Senin (29/6/2020).

Pangkal Meriam Bottot yang sudah rusak karena diduga dipotong orang tak bertanggungjawab dan mencurinya. Foto: Rakyatsumut.com
Pangkal Meriam Bottot yang sudah rusak karena digergaji menggunakan mesin pemotong. Foto: Rakyatsumut.com

Dia mengungkap alasan pihaknya mengeluarkan pernyataan tersebut. Menurut Damai, Meriam Bottot saat ini dalam kondisi terancam. Upaya pengrusakan atau bahkan pencurian material Meriam Bottot, terlihat dimana sejumlah mur di pondasi Meriam telah hilang diduga dicuri. Itu diketahui saat ia dan komunitasnya berkunjung ke Meriam tersebut, Minggu (28/6/2020) kemarin.

Saat itu, lanjut Damai, ia dan tim ekspedisi Komantab menemukan sisa-sisa piringan gerinda yang digunakan untuk memotong beberapa bagian meriam menggunakan alat berat. Misalnya di bagian pangkal meriam sudah ada yang terpotong.

Lusinan mur di pondasi Meriam Bottot diduga sudah hilang dicuri. Foto: Rakyatsumut.com
Lusinan mur di pondasi Meriam Bottot diduga sudah hilang dicuri. Foto: Rakyatsumut.com

“Kita pastikan itu sengaja dipotong, terlihat dari bentuknya, dugaan kami dipotong menggunakan alat potong mesin, ini sangat disayangkan,” tukas Damai.

Dia menuturkan, upaya mencuri peninggalan sejarah itu dikarenakan material Meriam: yakni Tembaga. Damai menduga, harga tembaga tersebut mahal dan memicu pelaku tak bertanggungjawab mencuri dan menjualnya.

“Meriam itu dari beberapa logo di badan meriam, sepertinya buatan Inggris, tembaganya tentu mahal dan berharga, dan bisa diolah kembali dengan harga yang fantastis,” ujar Damai.

Lusinan mur di pondasi Meriam Bottot diduga sudah hilang dicuri. Foto: Rakyatsumut.com
Lusinan mur di pondasi Meriam Bottot diduga sudah hilang dicuri. Foto: Rakyatsumut.com

Dia mengatakan, upaya perlindungan Meriam Bottot saat ini sangat diperlukan untuk menjaganya dari kerusakan. Menurut Damai, pihaknya, Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) siap bekerjasama dan bermitra untuk menjaga situs berarga dan penuh nilai sejarah itu.

“Banyak cara bisa dilakukan, misalnya dengan bermitra dengan Desa setempat untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata unggulan di Desa itu, dan ini kan juga bisa sekaligus mendorong ekonomi desa dan masyarakat, setelahnya bisa dilakukan pengembangan lebih jauh secara bertahap,” kata dia.

Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) saat menggelar ekspedisi ke Meriam Bottot. Foto: Rakyatsumut.com
Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) saat menggelar ekspedisi ke Meriam Bottot. Foto: Rakyatsumut.com

Menurut Damai, upaya lain, juga dapat dilakukan dengan keterlibatan lembaga-lembaga resmi untuk menyusun agenda terfokus melakukan penelitian terhadap situs sejarah tersebut.

“Dan kami meyakini, jika kita lakukan dengan bekerjasama, Meriam Bottot akan terselamatkan, semoga anak cucu kita di masa mendatang masih bisa datang ke Pantai Bottot dan menyaksikan gagahnya meriam yang menjadi bukti sejarah bahwa Teluk Tapian Nauli merupakan jalur strategis di masanya,” kata Damai.

Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) saat kemping tak jauh dari Meriam Bottot. Selain potensi wisata sejarah, Pantai Bottot juga memiliki potensi keindahan alam, pantai dan alam bawah laut yang memukau.Foto: Rakyatsumut.com
Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) saat kemping tak jauh dari Meriam Bottot. Selain potensi wisata sejarah, Pantai Bottot juga memiliki potensi keindahan alam, pantai dan alam bawah laut yang memukau.Foto: Rakyatsumut.com

Sebagai informasi, di Bukit dimana Meriam Bottot berada, juga terdapat sejumlah bungker dari beton yang diprediksi dibangun bersamaan dengan pengadaan meriam tersebut.

Selain aset sejarah berharga Meriam, di Bottot juga terdapat pesona yang dapat dipadukan dengan keberadaan Meriam, yakni keindahan Pantai, view Teluk Tapian Nauli yang mempesona dan keindahan bawah laut.

Editor: Ariandi

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed