oleh

Basarnas Tutup Operasi, 13 Nelayan di Nisel Belum Ditemukan

Rakyatsumut.com, Pencarian korban Kecelakaan kapal nelayan antara KM HARAPANKU GT 28 dengan penumpang 8 orang dan KM. CAMAR LAUT dengan penumpang 6 orang dihentikan.

Dari 14 orang nelayan korban kecelakaan kapal di Perairan Nias Selatan, Sumatera Utara yang ditemukan hanya satu orang, karena sampai saat ini tidak ada hasil dari pencarian, Tim gabungan menghentikan pencarian korban, Minggu (28/6/2020).

“Info sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Kakansar Basarnas Nias M Agus Wibisono dalam pesan singkat kepada Rakyatsumut.com.

Sebelumnya, sebanyak 2 unit kapal dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan Nias Selatan. Kedua kapal masing-masing KM Camar Laut membawa sebanyak 6 abk, termasuk Antonius yang berhasil selamat.

Selanjutnya kapal KM Harapanku. Kapal ini membawa sebanyak 8 orang abk dan belum seorangpun ditemukan.

Berikut nama-nama abk kedua kapal yang belum ditemukan:

KM Harapanku

  1. SESUAIKAN ZALOGO, warga desa Hiliamaetaluo;
    2. ELITUSUN DUHA, warga desa Hiliamaetaluo;
    3. SUARDIN DUHA, warga desa Hiliamaetaluo;
    4. YOEL DUHA, warga desa Hiliamaetaluo;
    5. TULUS LOI, warga Bawoganowo;
    6. Ama Elvis, warga Hilizalo’o Tano;
    7. Elvis, warga Hilizalo’o Tano;
    8. Bazi Duha, warga Hili Ana’a

KM Camar Laut

  1. JEKI TELAUMBANUA, warga Desa Bawosa’ua;
    2. YONE GAURIFA, warga Desa Hiliganowo;
    3. WATASAN DUHA, warga Desa Nari-Nari;
    4. SINEHEMIA LUAHA, warga Jln. D.I Pandjaitan;
    5. IMRAN SARUMAHA, warga Jln. Kueni Teluk Dalam

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed