oleh

Usai Jalani Isolasi, Keluarga Positif Covid-19 Minta Jangan Dikucilkan

Rakyatsumut.com, Keluarga pasien Covid-19 di Kota Sibolga meminta kepada seluruh warga untuk tidak mengucilkan mereka setelah selesai menjalani isolasi di wisma atlit Kelurahan Aek Parambunan.

Hal itu diungkapkan salah seorang keluarga pasien, Zulfikar Siregar (44), Jumat (26/6/2020), saat dikunjungi ditempat isolasi.

“Harapan keluarga, setelah selesai nanti isolasi, jangan seluruh keluarga kami dimasyarakat macam yang dikucilkan, kita juga gak mau kejadian ini terjadi,” ujar Zulfikar.

Zulfikar meminta kepada pemerintah agar memfasilitasi mereka setelah melakukan isolasi selama 14 ke tempat tinggal mereka baik yang di Jalan Kamboja, Kelurahan Simaremare maupun di Gang maninjau Kelurahan Pancuran Bambu.

“Maunya kami nanti difasilitasi lah kepada masyarakat, seperti surat keterangan bahwa kami benar-benar sehat, kami pun  tidak mau menjadi penghalang bagi orang lain,” pintanya.

Terkait hasil rapid test yang dijalani mereka, Zulfikar mengatakan hasil rapid test mereka non reaktif (negatif-red), dirinya menyatakan keluarganya semuanya dalam keadaan sehat.

“Sudah tiga kali kami dirapid test bang, hasilnya negatif, kami semua disini sehat semua, kalau positif kami mungkin abang dilarang petugas tidak bisa bertemu dengan kami,” pungkasnya.

Zulfikar mengkhawatirkan jika nanti saat mereka selesai melakukan isolasi selama 14 hari, ada warga yang menuturkan kata yang tidak baik kepada keluarganya, dirinya tidak segan-segan akan melakukan tindakan konyol, seperti memeluk maupun menciumnya.

“Masyarakat suka kali menerima opini yang tidak benar, kalau model saya orangnya semakin saya peluk orangnya, kucium dia tidak perduli saya laki-laki maupun perempuan, saya harap itu tidak terjadi,” tutupnya.

Editor: Rommy Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed