oleh

Cuaca Ekstrim Sering Terjadi di Perairan Sibolga dan Tapteng, Diimbau Berhati-hati

Rakyatsumut.com, Cuaca buruk dan ekstrim dalam beberapa hari terakhir kerap terjadi di Perairan Pantai Barat, Sumatera Utara.

Menyikapi hal tersebut, Kakansar Nias M Agus Wibisono melalui Korpos SAR Sibolga Hari Susanto melayangkan imbauan terkait beragam aktifitas di perairan tersebut, baik kepada para nelayan, masyarakat dan wisatawan.

Dalam pesan singkat diterima Rakyatsumut.com, Senin (22/6/2020) malam, Hari meminta agar setiap yang beraktifitas di perairan tersebut memperhatikan 3 hal penting.

“Pertama, agar tetap mengupdate data perkiraan cuaca BMKG saat pergi melaut atau piknik ke pulau dalam kondisi aman, update data bisa dilihat dari smartphone anda,” ujar Hari.

Kedua, lanjut Hari, agar memastikan kapal yang digunakan dalam kondisi layak jalan, memiliki peralatan life jacket atau pelampun dan alat navigasi berupa GPS dan Radio Marine.

“Pastikan jumlah penumpang sesuai bobot kapal yang ditumpangi, over load dan tidak menggunakan pelampung tidak dibenarkan di atas kapal, dan jangan lupa berdoa,” kata Hari.

BACA JUGA:

Diketahui, perairan Sibolga dan Tapanuli Tengah yang disebut Teluk Tapian Nauli memang sibuk dengan berbagai aktifitas, termasuk kunjungan wisata ke sejumlah pulau, seperti Mursala dan Kalimantung.

Sementara cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir terjadi di perairan tersebut dan berpotensi menyebabkan musibah. Teranyar, satu unit kapal nelayan KM Doa Poma yang membawa penumpang wisata sebanyak 40 orang yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Mursala, Minggu (21/6/2020) kemarin.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kendati kapal tersebut terombang-ambing beberapa jam karena dibawa ombak. Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi para penumpang dan kapal tersebut di perairan Pulau Situngkus.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed