oleh

KPU Sibolga Lantik Anggota PPS Sesuai Protokol Kesehatan

Rakyatsumut.com, Setelah tertunda karena pandemi covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga kembali melakukan tahapan Pilkada tahun 2020, hal itu setelah peraturan KPU (PKPU) RI Nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan program dan jadwal Pilkada, Senin (15/6/2020).

Ketua KPU Kota Sibolga, Khalid Walid menguraikan tahapan pertama yang bakal dilanjutkan adalah pelantikan panitia pemungutan suara, pelaksanaan juga dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, yakni mengatur jarak saat pelantikan untuk mencegah terjadinya penyebaran wabah Covid-19 dan membaginya menjadi 2 gelombang.

“Inilah yang kita lakukan pelantikan 51 PPS dari 17 Kelurahan masing-masing kelurahan sebanyak 3 orang, itu dibagi menjadi dua gelombang, gelombang pertama sebanyak 27 orang dan gelombang kedua berjumlah 24 orang, ini sesuai PKPU juga, dilaksanakan sesuai protokol kessehatan,  dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di Kota Sibolga,” ujarnya.

Khalid menambahkan, tahapan yang sempat tertunda karena wabah Covid-19 yakni pemutahiran data pemilih, pelantikan panitia pemungutan suara, verifikasi dukungan bakal calon perseorangan, perekrutan anggota (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) PPDP.

“Jadi kemarin ada empat tahap yang sempat tertunda,” tambahnya.

Disamping melantik anggota PPS, KPU juga bakal mengaktifkan kembali anggota panitia pemilihan Kecamatan sejumlah badan ad hoc yang sudah dibentuk memang harus segera diaktifkan kembali, karena mereka juga bakal menunjukkan sejumlah tugas yang tertunda dalam tahapan Pilkada sebelumnya. dalam waktu dekat misalnya petugas PPS dan PPK akan dibebani tugas verifikasi faktual berkas dukungan bakal calon perseorangan verifikasi dimulai tanggal 24 Juni 2020.

“Tanggal 24 ini PPK dan PPS akan dibebani tugas verifikasi faktual berkas dukungan bakal calon perseorangan, pendaftaran  pencalonan baik perseorangan maupun yang diusung partai politik dimulai tanggal 4 sampai dengan 6 september 2020,” terang Khalid.

Untuk biaya yang di gunakan oleh KPU  sendiri dalam meelaksanakan Pilkada 2020 berjumlah Rp.9.465.286.300.

“Kemarinkan anggarannya tidak boleh digunakan, sekarang sudah boleh digunakan,” pungkasnya.

Ketua KPU menjelaskan, bahwa Pilkada serentak akan dilaksanakan pada tangggal 9 Desember 2020.

Editor: Rommy Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed