oleh

Satu Orang di Paluta Positif Terpapar Covid-19

Rakyatsumut.com, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Coronavirus Disease (Covid-19) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kembali menggelar konferensi pers di Aula Kantor Bupati Paluta. Jum’at (12/6/2020) sore kemarin.

Juru bicara Tim GTPP Covid-19 Paluta, Lairar Rusdi Nasution memaparkan kondisi terkini penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Paluta. Ia menyampaikan, per hari Kamis (11/6/2020) terdata satu orang pasien di daerah tersebut, positif terpapar Covid-19.

Pasien tersebut sebelumnya ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP 05) pada tanggal 2 Juni 2020 lalu. Saat ini pasien dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paluta.

“Tanggal 11 Juni kemarin kami menerima surat dari Dinas Kesehatan Provsu mewakili tim koordinator kesehatan Tim GTPP Sumut. Sesuai dengan nomor surat 433.33/7225.5/DINKES/VI/2020 tentang hasil pemeriksaan (tes Swab) sampel Covid-19 di Kabupaten Paluta atas nama RN, jenis kelamin perempuan, usia 57 tahun, dinyatakan positif,” jelas Lairar.

Lanjut Lairar, sebagai langkah awal untuk menekan resiko penyebaran, saat ini Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Paluta sedang melakukan tracking terhadap keluarga maupun warga yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif tersebut.

“Sesuai dengan hasil koordinasi dengan tim kesehatan, sudah diperintahkan kepada Kepala Puskesmas Gunung Tua untuk melakukan tracking terhadap keluarga maupun warga yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Paluta, dokter Anita, melalui Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), yakni dokter Taufik menyampaikan bahwa pasien positif Covid-19 tersebut masuk ke RSUD Paluta pada tanggal 2 Juni 2020 lalu, dengan keluhan batuk yang sudah dialami pasien lebih kurang selama satu bulan, yaitu batuk berdahak disertai dengan sesak nafas.

Kemudian pada hari itu juga pada tanggal 2 Juni 2020, terhadap pasien dilakukan Rapid Test, hasilnya reaktif dengan pemeriksaan hasil laboratorium haemoglobin menurun sedikit dan leukosit meningkat, menunjukkan bahwa adanya suatu proses infeksi.

Lalu pada tanggal 6 Juni 2020, dilakukan pemeriksaan foto thorax dengan hasil pneumonia kanan dan suspect efusi pleura kanan atau infeksi pada paru-paru.

Masih berdasarkan keterangan dari dokter Taufik, terhadap pasien sudah dilakukan pengambilan sampel swab sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 3 dan 4 Juni 2020 lalu. Dengan hasil Swab Test pertama negatif, diterima pada tanggal 11 Juni 2020 sekitar pukul 10:00 Wib, dan hasil Swab Test kedua positif, diterima pada tanggal 11 Juni 2020 sekitar pukul 15:00 Wib.

Tambahnya, untuk riwayat perjalanan pasien ke luar kota atau ke zona merah tidak ada keterangan yang jelas, dan riwayat pasien bertemu saudara dari luar kota juga tidak ada keterangan yang jelas.

“Pasien saat ini kita rawat di ruang isolasi RSUD Paluta, kondisi kesehatan pasien mulai stabil, keluhan semua sudah membaik. Pasien sudah tidak diinfus lagi, dan obat suntikan sudah tidak kita pakai lagi, hanya obat oral atau obat makan saja. Dan terhadap pasien akan kita lakukan Swab Test yang ketiga dan keempat, yang kita rencanakan pada tanggal 15 dan 16 Juni mendatang,” pungkasnya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed