oleh

Tanam 1.000 Batang Pohon Aren, Nikson: Jangan Larut dalam Pandemi

Rakyatsumut.com, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, melakukan penanaman perdana 1.000 batang pohon aren di Desa Lumban Ina-ina Kecamatan Pagaran, Senin (8/6/2020).

Penanaman pohon aren oleh Bupati Nikson pada lahan 3,5 hektar tersebut diharapkan dapat memberikan nilai ekonomis yang tinggi, sekaligus menggugah semangat masyarakat, khususnya petani untuk memanfaatkan lahan tidur guna mendukung ketahanan pangan dimasa pandemi covid-19.

“Saya berharap kehadiran saya di sini mampu memotivasi masyarakat, lebih semangat untuk bertani. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara siap membantu petani dari segi penyediaan alat-alat mesin pertanian dan juga penyediaan bibit dan benih dalam upaya peningkatan ketahanan pangan kita,” kata Nikson.

BACA JUGA: Bupati Nikson: Saya Mendengar Petani Mengeluh Karena Harga Turun

Nikson mengatakan, kerja keras harus dilakukan agar masyarakat tidak berpangku tangan dan tidak larut dengan pandemi covid-19 yang masih melanda hingga saat ini.

“Ayo bekerja, manfaatkan lahan tidur yang masih sangat luas, hamparan lahan tidur yang masih sangat luas di wilayah itu hendaknya diolah, agar tidak menjadi lahan terlantar, namun bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi petani,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, didampingi Kepala Dinas Pertanian SEY Pasaribu dan beberapa pimpinan OPD serta Camat Pagaran, Nikson menambahkan, apabila ada warga yang memiliki lahan namun terkendala karena tidak ada modal, masyarakat dapat menggandeng Perusda Pertanian.

“Silahkan gandeng Perusda Pertanian kita dengan sistem bagi hasil, nanti akan diatur bagaimana ketentuan kerjasamanya,” ujar Nikson.

BACA JUGA: Tak Sengaja Penyu Tersangkut Pancing, yang Dilakukan Pemancing di Sibolga ini Layak Ditiru

Dia menuturkan, pihaknya juga akan memprioritaskan bantuan alat berat pertanian kepada warga yang memiliki lahan tidur seluas 5 hektar.  Dengan luas lahan tersebut, Nikson menyebut produksi pertanian yang dihasilkan dapat menunjang ketahanan pangan.

“Kalau luasnya masih sekitar 1 atau 2 hektar masih bisa diolah sendiri dengan hand traktor. Saya juga menargetkan refocusing selanjutnya untuk pengadaan bibit ikan dan bibit pertanian terutama mengatasi ketahanan pangan di masa pandemi ini,” tutup Nikson.

Mewakili warga, Kepala Desa Lumban Ina-Ina, Edward Lamsaut Lumbantoruan, mengapresiasi kehadiran Bupati dan Dinas Pertanian Taput, yang turun langsung ke lahan warga dan memberikan dorongan kepada warga di desanya.

BACA JUGA: Belasan Warga Sibolga Keracunan Mi, Dari Balita Hingga Orang Dewasa

Edward menyebut, selain penanaman aren di lahan 3,5 hektar tersebut, pihaknya akan terus mengembangkannya sampai 2.000 batang di lahan 6,5 hektar. Dia juga mengaku akan mengajak masyarakat lainnya, agar semua lahan tidur dihidupkan kembali sebagai pertanian maupun perikanan guna mendukung program kerja Pemerintah dalam ketahanan pangan.

“Lahan tidur di desa kami masih sangat luas salah satu penyebabnya karena selama ini keterbatasan alsintan untuk mengolah lahan menjadi produktif. Tadi pak Bupati sudah menegaskan siap membantu petani dan akan menurunkan alat pertanian dan bibit unggul. Mudah-mudahan warga kami menjadi lebih semangat dalam bekerja,” pungkas Edward.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed