oleh

Dua Orang di Paluta Ditetapkan PDP

Rakyatsumut.com, Dua orang pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Paluta, Lairar Rusdi Nasution saat konferensi pers Jum’at kemarin.

“Setelah hasil Rapid Test reaktif, ada dua orang pasien yang kembali ditetapkan sebagai PDP yakni satu orang inisial S berjenis kelamin laki-laki dengan usia 63 tahun, dan satu orang inisial RN berjenis kelamin perempuan berusia 57 tahun,” ungkapnya.

“Kedua pasien tersebut ditetapkan sebagai PDP 04 dan 05. Dan saat ini kedua pasien berada di ruang isolasi RSUD dan dirawat sesuai standar penanganan pasien Covid-19,” tambahnya.

Melalui dr Irwan, Tim Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) mengatakan bahwa kedua pasien tersebut tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada hari yang sama, yakni pada tanggal 2 Juni lalu dengan keluhan nyeri perut dan demam.

Sesuai dengan prosedur yang ditetapkan pihak RSUD Paluta terkait pencegahan resiko penyebaran Covid-19, kepada kedua pasien tersebut pun dilakukan Rapid Test saat masuk IGD.

“Keluhan awalnya nyeri perut dan demam, saat dilakukan Rapid Test, hasil dari keduanya reaktif. Makanya kita tetapkan sebagai PDP ringan dan dirawat sesuai prosedur pasien Covid-19 di ruang isolasi RSUD Paluta. Untuk penanganan lebih lanjut kita sudah mengambil sampel guna kepentingan Swab Test dan sudah dikirim ke laboratorium di Medan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat, penetapan PDP kepada kedua pasien tersebut bukan berarti sudah positif terpapar Covid-19.

“Itu hanya hasil pemeriksaan awal, untuk lebih jelasnya kita masih menunggu hasil Swab Test yang sudah kita kirim sampelnya ke laboratorium, semoga nanti hasilnya negatif,” ujarnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang sudah diatur dan dianjurkan oleh pihak pemerintah demi kebaikan bersama.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed