oleh

Erman Sikumbang Jelaskan Mekanisme Ujian Sekolah di Kota Sibolga

Rakyatsumut.com, Belum berakhirnya masa pandemi covid-19 mempengaruhi segala aktivitas ditengah-tengah masyarakat. Dibidang pendidikan misalnya, siswa diliburkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sibolga Erman Sikumbag saat diwawancarai Rakyatsumut.com dikantornya, Kamis (4/6/2020) menindaklanjuti Surat Edaran dari Sekretaris Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 15 tahun 2020 tanggal 18 Mei 2020.

”Seyogianyakan 30 Mei kemarin sekolah habis masa liburnya, namun Sesuai dengan surat edaran tersebut dinyatakan bahwa massa belajar di rumah diperpanjang sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan, sampai berakhirnya Covid-19 ini,” ungkapnya.

Saat ditanya tentang ujian untuk siswa apakah tetap dilaksanakan? Erman mengatakan ujian untuk siswa tetap dilaksanakan hanya saja sitem ujiannya dilakukan dirumah masing-masing.

“Ujian tanggal 8 juni 2020, orang tua yang menjemput soalnya ke sekolah kemudian setelah selesai diantar kembali kesekolah,” terangnya.

Erman menambahkan untuk penerimaan siswa baru jenjang SD ke SMP, data yang diambil untuk syarat penerimaannya yakni dari nilai rata-rata raport siswa, dan untuk pelaksanaannya masih belum ditentukan, sementara untuk  penerimaan SD sendiri masih belum dibicaraka kepada bidang PNF.

“tidak lagi nilai Ijazah atau SKHUN, namun sekarang dari nilai rata-rata raport siswa,” tambahnya.

Mengenai adanya wacana siswa masuk pada 15 juli 2020 Erman mengatakan itu merupakan dimulainya tahun ajaran baru untuk siswa.

“Itu tahun ajaran baru, masuk tidaknya tergantung keputusan selanjutnya,” lanjutnya.

Sementara, Kepala SDN 084086 Tobas Harahap mengatakan, untuk siswa masuk sekolah tetap merujuk kepada surat edaran dari Kemendikbud yakni sampai batas yang tidak ditentukan dan untuk ujian sendiri orangtua dipanggil untuk menjemput soal ujian kesekolah secara bergantian.

“Untuk menghindari kerumunan kita berlakukan sit untuk orangtua dalam pengambilan soal ujian agar tidak menimbulkan kerumunan,” Ujar Tobas.

Tobas menambahkan, mengenai penerimaan siswa baru, dirinya mengaku akan melakukan penerimaan secara manual yakni orang tua langsung datang kesekolah mendaftarkan anaknya, untuk jadwal sendiri belum ditentukan kapan penerimaan siswa baru.

“Kalau kita buat secara online takutnya orang tua belum siap,” tambahnya.

Laporan: Mirwan Tanjung

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed