oleh

Pandemi Covid-19 tak Surutkan Niat BEM STITM Sibolga Berbagi Keberkahan di Bulan Ramadhan

Rakyatsumut.com, Bulan Ramadhan kerap disebut sebagai bulan penuh berkah. Di tengah pandemi Covid-19, tak menyurutkan ghirah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Sibolga (STITM Sibolga) untuk berbagi keberkahan melalui pemberian sembako dan penyantunan kepada 9 anak Yatim di Desa Bottot Kecamatan Sorkam, Tapanuli Tengah. Kegiatan penyantunan tersebut dilakukan di Masjid Taqwa Jumat (22/5/2020).

“Alhamdulillah, kami telah memberikan sembako kepada anak Yatim di Desa Bottot, sembako tersebut terdiri dari beras, Gula, Syrup dan uang santunan sebesar Rp. 50.000 rupiah untuk masing-masing Yatim,” kata Presiden Mahasiswa STITM Sibolga Ikhlasul Amal Pasaribu, kepada Rakyatsumut.com, Sabtu (23/5/2020).

Ikhlas menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan pihaknya untuk memberikan motivasi kepada anak Yatim di Desa Bottot.

“Kegiatan ini juga dilakukan untuk memotivasi adik adik Yatim di Desa Bottot, supaya mereka terus bersemangat dalam belajar dan berproses,” katanya.

BACA JUGA:

Disamping itu, Ikhlas berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk terus memperhatikan anak Yatim. Sebab kata Ikhlas mereka juga berhak mendapatkan pendidikan.

“Jika adik-adik Yatim ada kemauan untuk bejalar, kenapa tidak, Pemkab harus bantu,” katanya.

“Kabupaten Tapanuli Tengah akan semakin jaya, jika terus memperhatikan para Yatim di daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana kegiatan santunan Muhammad Adzan mengatakan dana yang dibelanjakan untuk sembako dan santunan yang dibagikan kepada Yatim merupakan sumbangan dari beberapa Dosen dan Mahasiswa STITM Sibolga.

“Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari beberapa Dosen dan Mahasiswa, meski tidak terlalu besar, mudah mudahan sumbangan yang didapat bisa sedikit membantu adik adik Yatim,” katanya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed