oleh

Waspada, Cuaca Buruk di Sibolga dan Tapteng Masih Berlangsung

Rakyatsumut.com, Masyarakat di kawasan pantai Barat Sumatera Utara, khususnya di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah diminta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca.

Pasalnya, cuaca buruk beberapa hari terakhir diprediksi masih akan terus berlangsung hingga 3 hari ke depan.

“Perkiraan 2 hingga 3 hari ke depan. Ada tropical Cyclone di barat daya Pantai Sumatra,” kata prakirawan BMKG Pinagsori, Liberto Pardosi kepada Rakyatsumut.com dalam pesan singkat, Rabu (20/5/2020).

Siklus cuaca yang sedang terjadi, memicu angin kencang dan gelombang berketinggian 2,5 meter hingga 3 meter di sejumlah perairan. Yakni di Utara Selat Malaka, Perairan Sabang, Perairan Simeulu, Perairan Nias.

“Tinggi gelombang  4 meter hingga 6 meter diprakirakan terjadi di perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Samudera Hindia Barat Aceh dan Samudera Hindia Barat Nias,” katanya.

Liberto pun mengimbau terutama kepada nelayan, untuk menunda keberangkatan ke daerah perairan laut.

Cuaca buruk angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang dan lebat mengguyur kota Sibolga dan Tapteng beberapa hari terakhir. Dominan, cuaca buruk ini terjadi menjelang sore dan malam hari.

Dampak dari cuaca buruk ini, menyebabkan 1 unit rumah di Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah rubuh ke laut karena dihantam gelombang ombak. Peristiwa itu terjadi Selasa (19/5/2020).

Video amatir detik-detik rubuhnya rumah yang berdiri di atas laut itu viral di linimasa Facebook.

Tidak itu saja, di hari yang sama, angin kencang juga menyebabkan tumbangnya 1 pohon besar di jalur jalan Sibolga-Padangsidimpuan, tepatnya di kawasan Kecamatan Badiri. Akses transportasi sempat macet, sebelum akhirnya warga berhasil mengevakuasi batang pohon ke tepi jalan.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed