oleh

Sembako dari Propinsi Sumut dan BLT Dana Desa di Taput Disalurkan

Rakyatsumut.com, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Provinsi Sumut yang dikonversi dalam bentuk sembako dan BLT Dana Desa mulai disalurkan di Kabupaten Tapanuli Utara.

Penyaluran ditandai dihelatnya Launching dua bantuan tersebut Desa Banuaji, Kecamatan Adian Koting, Rabu (20/5/2020).

Bupati Taput Nikson Nababan dan Kadis Lingkungan Hidup Sumut Binsar Situmorang hadir dalam acara tersebut.

“Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi atas bantuan senilai 225.000 ribu dalam bentuk sembako,” kata Bupati Nikson.

Bupati menerangkan alasan penyaluran BLT dalam bentuk sembako di daerahnya, agar terjadi perputaran ekonomi di masyarakat.

“Saya minta di Taput dalam bentuk sembako agar ada perputaran ekonomi melalui kios-kios yang ada di desa sehingga dalam keputusannya saya membuat e-warung,” katanya.

Sementara itu Nikson meminta pihak TNI dan Polri untuk mengawasi penyaluran bantuan tersebut. Dan kepada para kepala desa, ia  juga berharap agar memperketat protokol kesehatan dalam pembagian sembako dari e-warung, dengan mengatur jadwal agar tidak terjadi kerumunan.

“Saya tegaskan agar tidak sebiji beras pun bisa berkurang dari bantuan tersebut,” tegas Nikson.

Dia menambahkan, agar dijalankan koordinasi pendamping TKSK, E-warung, Kepala Desa dalam penyaluran bantuan sosial ini.

“Untuk bantuan dari Dana Desa agar perangkat desa tidak ada yang masuk sebagai penerima. Biarlah masyarakat yang sangat membutuhkan yang mendapat bantuan ini. Saya ingin masyarakat tetap sehat, jaga imunitas, tetap patuhi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” jelas Nikson.

Anggota DPRD Tangkas Manippan Lumbantobing dalam sambutannya mengimbau agar seluruh masyarakat mengawal bantuan supaya tepat sasaran.

“Saya meminta untuk tidak mengurangi kualitas dan kwantitasnya terhadap bantuan ini. Insan pers juga agar turut mengawal penyaluran bantuan ini,” seru Manippan.

Sementara Binsar Situmorang, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Sumut mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Taput.

“Kami juga mengapresiasi Bupati Taput dalam menciptakan e-warung dalam memberikan bantuan sembako. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan,” ucap Binsar.

Dia berharap, semua pihak harus sama-sama mengawal proses penyaluran bantuan, serta melaporkan apabila ada bantuan yg tidak tepat sasaran.

“Kita harus saling perduli, saling memperdulikan satu sama lain. Kita berharap bantuan ini tepat sasaran. Kami juga menghimbau melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengawal e-warung agar mengawasi harga sembako,” tutup Binsar.

Seorang masyarakat penerima bantuan, Marone Sitompul, mengaku berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Taput dan Pemerintah propinsi atas penyaluran tersebut.

“Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih telah membantu kami. Semoga bantuan ini dapat  menyambung hidup kami dan dapat kita lalui dengan sehat,” ujar Marone.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed