oleh

Wabup Tapsel: Air Sisa Proses Tambang Martabe Telah Memenuhi Baku Mutu

Rakyatsumut.com, PT Agincourt Resources Tambang Emas Martabe melakukan pemantauan dan pengawasan berkala atas kualitas air sisa proses yang dialirkan ke Sungai Batangtoru, Jumat, (15/5/2020).

Sejak tahun 2013, kegiatan pemantauan ini sudah melibatkan berbagai elemen masyarakat sekitar tambang yang tergabung dalam Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Limbah Tambang Emas Martabe.

Di tengah pandemi Covid-19, Tambang Emas Martabe sebagai salah satu obyek vital nasional bernilai strategis, berkomitmen tetap melakukan operasional penambangan dan pengelolaan lingkungan berkelas dunia, salah satunya dengan terus melakukan pemantauan dan pengawasan kualitas air sisa proses yang dialirkan di Sungai Batangtoru.

Seluruh prosesnya ketat mengikuti protokol kesehatan, termasuk terlebih dahulu melakukan pengujian kesehatan seluruh anggota Tim Terpadu, karyawan dan Dinas Lingkungan Hidup Tapanuli Selatan yang terlibat dalam proses pengambilan sampel air.

Wakil Bupati Tapanuli Selatan sekaligus Ketua Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Limbah Tambang Emas Martabe Ir. H. Aswin Effendi Siregar menyebutkan, transparansi dan keterbukaan informasi yang diterapkan oleh Tambang Emas Martabe sewajarnya menjadi contoh bagi pengawasan operasional dan lingkungan pertambangan lainnya di Indonesia.

Dia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan pengambilan sampel, pengujian, hingga diseminasi dan sosialisasi hasil uji laboratorium air sisa proses Tambang Emas Martabe melibatkan Tim Terpadu. Pengujian air dilakukan oleh laboratorium terakreditasi di Jakarta.

“Berdasarkan pengamatan saya, keterlibatan Tim Terpadu pada pemantauan dan pengawasan kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe ke Sungai Batangtoru adalah yang pertama di Indonesia. Seluruh tahapannya terbuka, laboraturium pengujinya juga independen dan akurat yakni di PT Intertek Utama Services. Saya dan masyarakat langsung melihat seluruh proses,” ungkap Aswin Effendi Siregar, dalam rilis tertulis Tambang Emas Martabe, Jumat (15/5/2020).

Katanya, berdasarkan hasil pengujian sejak awal, kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe ke Sungai Batangtoru telah memenuhi baku mutu sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Saya berharap kerjasama yang baik antara pihak perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat di sekitar tambang seperti ini dapat terus terjadi. Ini penting, karena Sungai Batangtoru memiliki banyak manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara, Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources Katarina Siburian Hardono menegaskan, sejak Tambang Emas Martabe beroperasi secara komersial, manajemen memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan lingkungan, terutama pada kualitas air sisa proses ke Sungai Batangtoru.

Perusahaan yakin, melalui pelaksanaan diseminasi dan sosialisasi, masyarakat memahami berbagai upaya yang sudah dilakukan selama ini oleh perusahaan dan Tim Terpadu. Hasil ujinya juga dapat menjadi barometer kepercayaan masyarakat terhadap komitmen Tambang Emas Martabe.

Tak hanya pelepasan air sisa proses tambang ke Sungai Batangtoru, Katarina menekankan, seluruh tahapan pengelolaan lingkungan dan audit Amdal Tambang Emas Martabe telah dilakukan oleh lintas kementerian, yakni Kementerian ESDM yang penilaian lingkungannya dilaksanakan setiap tahun, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup terkait PROPER setiap tahun, pelaporan RKL/RPL setiap semester kepada Bupati Tapanuli Selatan, serta inspeksi terpadu oleh ESDM untuk penilaian terhadap lima aspek yakni teknis, lingkungan, konservasi, usaha jasa, dan keselamatan serta kesehatan kerja/K3.

Tahun ini, PT Agincourt Resources bahkan masuk nominasi peraih penghargaan Good Practice Mining Award 2020 oleh Kementerian ESDM.  “Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah setempat yang selalu mendukung, dan turut mengawasi operasional Tambang Emas Martabe yang berkelanjutan. Semoga Tambang Emas Martabe dapat terus berkontribusi positif terhadap kehidupan masyarakat di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara,” tutup Katarina.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed