oleh

DPC GMNI Gunungsitoli-Nias Angkat Bicara Soal Kisruh di DPRD Kabupaten Nias

Rakyatsumut.com, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Gunungsitoli-Nias, angkat bicara terkait kisruh antar anggota DPRD Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (7/5/2020).

Kepada Rakyatsumut.com, melalui pesan singkat Joko Puryanto Mendrofa selaku Ketua Cabang GMNI Gunungsitoli-Nias mengatakan, bahwa pihaknya miris akan hal tersebut.

“Kajian kami sebagai mahasiswa sangat miris akan tindakan yang telah dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Nias yang sangat berdampak bagi masyarakat Kabupaten Nias,” ujarnya.

Tindakan tersebut, lanjut Joko, sangat tidak cocok sebagai wakil rakyat yang diharapkan. Masyarakat Kabupaten Nias sekarang memerlukan bantuan anggota DPRD Kabupaten Nias terkait pandemi covid-19 ini.

Dijelaskan, kronologi kisruh antar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nias berawal dari penolakan Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nias, Sokhiatulo Laoli tahun anggaran 2019.

“Dari 25 anggota DPRD Kabupaten Nias, terdapat 15 anggota DPRD menolak LKPJ tersebut, kemudian mengeluarkan mosi tidak percaya kepada ketua DPRD karena dianggap telah mengambil keputusan sepihak,” paparnya.

Dikatakannya lagi, tentu dalam sebuah forum akan ada hasil yang memang diterima dan tidak diterima jika memang keputusan tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan maka berlaku hukum voting.

“Wakil rakyat harus turut serta menerima segala kekurangan dan kelemahan untuk turut disampaikan dalam forum,” kata Joko.

“Anggota DPRD Kabupaten Nias bukannya membahas tentang kesengsaraan rakyat akibat wabah yang tengah melanda seluruh negeri termasuk masyarakat Kabupaten Nias. Begitu banyak masyarakat di luar sana yang menanti solusi dari keadaan yang sedang terjadi ini,” bebernya.

Joko mengatakan, untuk mencegah penyebaran covid-19 dibutuhkan perhatian yang jelas dari seluruh elemen bangsa baik dalam tingkatan nasional, regional maupun ke daerahan termasuk anggota DPRD agar pertumbuhan dan perkembangan suatu bangsa kembali seperti sedia kala.

“Bagaimana masyarakat mampu merasakan hasil kinerja pemerintah jika para wakil rakyatnya menunjukkan sikap yang kurang elegan dalam tataran pengambilan keputusan?, polemik yang terjadi antar anggota DPRD Kabupaten Nias, telah memberikan contoh yang tidak baik,” imbuhnya.

Selanjutnya, sebut dia, pihaknya berharap, kiranya para anggota DPRD Nias mampu memberikan solusi dengan cepat serta tidak memberikan tontonan manis kepada publik.

“Dengan ini kami (DPC GMNI Gusit-Nias) meminta secara resmi, agar anggota DPRD Kabupaten Nias segera membahas tentang bagaimana cara menangani masalah wabah covid-19 ini di Kabupaten nias, karena selama ini masyarakat Nias sama sekali belum merasakan keterlibatan pemerintah Kabupaten Nias guna membantu masyarakat yang sedang mengalami masalah krisis ekonomi dan juga pendidikan,” ujarnya.

“Jika memang aspirasi kami ini tidak direspon, maka kami DPC GMNI Gunungsitoli-Nias akan senantiasa mengingatkan kembali wakil rakyat kami di Kabupaten Nias sesuai dengan derita dan jeritan rakyat terhadap kondisi yang sedang terjadi saat ini,” pungkasnya.

Editor: Rommy Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed