oleh

Tim Gabungan TNI-Polri Amankan 30 TKI di Perairan Asahan

Rakyatsumut.com, Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI Angkatan Laut tergabung dalam tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan Angkatan Laut Tanjung Balai Asahan dan Satpol Air Polres Tanjung Balai, berhasil mengamankan sebanyak 30 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia di perairan Asahan.

Penangkapan TKI ilegal dari Malaysia tersebut berawal dari patroli rutin yang dilakukan oleh tim F1QR di seputaran perairan Asahan. Petugas mendapat informasi jika ada kapal mencurigakan yang masuk ke Sungai Tembilik, Senin (4/5/2020).

“Dara informasi tersebut dilakukan penelusuran, tim F1QR menemukan 30 orang TKI asal Malaysia yang telah diturunkan dari kapal,” kata Komandan Pangkalan Angkatan Laut Tanjung Balai Asahan, Letnan Kolonel Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin, Selasa (5/5/2020).

Dijelaskan Letkol Dafris Datuk, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para TKI, diketahui bahwa mereka sedang menunggu jemputan dan diturunkan oleh kapal sekira pukul 21.15 WIB.

“Mereka (TKI) diperintahkan untuk menunggu jemputan melalui jalur darat,” ujarnya.

BACA JUGA:

Setelah diamankan petugas, puluhan TKI ilegal tersebut selanjutnya dibawa menggunakan sampan melalui jalur sugai  menuju Posmat TNI Angkatan Laut Bagn Asahan untuk pendataan dan pemeriksaan barang bawaan.

Setelah melakukan pemeriksaan barang bawaan, selanjutnya pulahan TKI itu diserahkan kepada Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Asahan untuk pemeriksaan kesehatan dan proses karantina.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Laksma TNI Abdul Rasyid mengatakan, selama pandemi Covid-19 Pangkalan TNI Angkatan Laut Jajaran Lantamal I Koarmada I sudah melakukan 14 Kali pengamanan penyeludupan TKI Ilegal.

Dikatakan Laksma Abdul Rasyid, patroli rutin untuk mengantisipasi masuknya TKI asal Malaysia selam pandemi akan terus dilakukan pihaknya. Hal tersebut untuk mengantisipasi tidak terjadinya penyebaran virus yang dibawa, sehingga perlu diantisipasi dan dilakukan langkah-langkah sesuai protokol Covid-19.

“Total ada 526 orang TKI ilegal yang kita amankan dalam operasi selama pandemi Covid-19,” ungkap Abdul Rasyid.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed