oleh

Gelar Lomba untuk Anak-anak di Masa Pandemi, Hinca Panjaitan: Meski di Rumah Harus Tetap Kreatif

Rakyatsumut.com, Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan menggelar lomba untuk anak-anak di sekitaran Danau Toba, Sumatera Utara.

Lomba itu sekaligus bantuan sosial memperingati Hari Pendidikan Nasional. Lomba digelar bekerjasama dengan Corry Paroma Panjaitan selaku Pimpinan Sanggar Seni Dolok Sipiak, Parapat.

“Masa depan bangsa dipupuk sejak kecil, agar hasilnya bisa dipetik. Meski demikian di rumah aja, anak-anak harus kreatif,” kata Hinca Minggu (3/5/2020).

Corry Panjaitan menjelaskan, sanggar yang ia pimpin memang melakukan lomba setiap tahun, terutama mengisi liburan sekolah.

“Tapi saat ini kami lakukan untuk mengisi waktu masa karantina di rumah karena Pandemi Covid19. Masa keterbatasan ini, tak lantas menghentikan kegiatan kreatifitas Sanggar Seni,” tutur Corry.

Flyer lomba untuk anak-anak yang digelar Hinca Panjaitan. Foto: Istimewa
Flyer lomba untuk anak-anak yang digelar Hinca Panjaitan. Foto: Istimewa

Dia menuturkan, Sanggar Dolok Sipiak tetap berupaya bergerak dan melaksanakan ide kreatif dengan tetap menyelenggarakan Program Permainan Anak-anak Tradisional ke-5 dengan thema “Anak Kreatif #dirumahaja.

Menurut Corry program ini berjalan sebagai hasil dari penjualan sebagian totte bag atau merchandise Dolok Sipiak, dan juga dukungan Hinca Pandjaitan yang memberi mereka kesempatan untuk mengisi ruang kosong di bidang ekonomi kreatif sebagai Perayaan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2020.

Karenanya, Corry berharap anak-anak yang bosan di rumah agar bermain dan belajar di rumah, mengisi waktunya dengan mengikuti Lomba melukis, menggambar dan membuat layang-layang

Ada pun syarat dan ketentuannya, lomba ini tidak dipungut biaya pendaftaran, alias gratis. Adapun tema lomba adalah lingkungan hidup, Pandemi Covid-19, Poda Nalima, dan Toba Nature. Lomba ini diperuntukkan bagi anak sekolah TK, SD, dan SMP yang ada di seluruh Indonesia.

“Kita manfaatkan teknologi dan koneksi internet untuk memperluas jangkauan lomba. Sekaligus untuk lebih memperkenalkan Danau Toba, serta budaya Batak pada umumnya. Di samping, tema aktual yakni Covid-19. Bagi peserta dari luar Parapat, Simalungun, karya yang dilombakan difoto dan dikirim melalui whatsapp,” ujar Corry.

Detail teknisnya Corry cantumkan dalam flyer dan sudah disebar, termasuk melalui media sosial.

“Penerimaan karya terakhir tanggal 22 Mei 2020, pengumuman pemenang tanggal 31 Mei 2020, dan penyerahan hadiahnya 1 Juni 2020. Semua hasil karya lukisan, gambar, dan layangan akan kami pamerkan di Dolok Sipiak setelah wabah Covid-19 berakhir,” kata Corry.

Editor: Ariandi

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed