oleh

Polres Tapteng Tangkap Dua DPO Narkoba Sejak 2019, Berikut Ganja Kering

Rakyatsumut.com, Polres Tapanuli Tengah, Sumatera Utara membekuk 2 Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2019 dalam kasus narkotika jenis Sabu-sabu.

Keterangan tertulis Paur Subbag Humas Polres Tapteng Ipda JS Sinurat, Jumat (1/5/2020) menyebutkan, penangkapan itu dipimpin Kanit Sat Narkoba Ipda D Sitompul, Rabu (29/4/2020) pekan ini di jalan Aek Horsik, Kelurahan Sipange Kecamatan Tukka.

Kedua DPO yang ditangkap, masing STP (40), warga Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah dan DS (38) warga Perumahan Dephankam, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Keduanya Jalan Aek Horsik Kelurahan Sipange Kecamatan Tukka.

“Tim opsnal mendapatkan informasi bahwa tersangka yang telah berstatus DPO yaitu atas nama STP dan DS berada di sebuah pondok,” kata Sinurat menuturkan kronologi penangkapan.

BACA JUGA: Petugas Gabungan Evakuasi TKI yang Terlantar di Hutan Bakau Asahan

Tim kemudian mengintai dan lantas melakukan penangkapan terhadap para tersangka. Sinurat menuturkan, saat penangkapan, kedua tersangka hanya diam saja sambil duduk dan tidak melakukan perlawanan sama sekali.

“Dilakukan penggeledahan badan namun tidak ada ditemukan barang berupa narkotika jenis apapun. Selanjutnya tersangka STP dan DS dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah,” kata Sinurat.

Review Kasus Kedua DPO

Sebelumnya Sinurat menuturkan, STP dan DS ditetapkan sebagai DPO pasca keduanya melarikan diri saat hendak dilakukan penangkapan, 4 November 2019 lalu. Personel Sat Narkoba kala itu melakukan penyamaran dengan berpura-pura menjadi pembeli narkoba.

Penyamaran berhasil dilakukan, DS dan STP memiliki narkoba dan hendak menjual satu bungkus narkoba jenis sabu yang dimiliki. Personel kemudian melakukan penangkapan, namun mendapat perlawawan dari STP: Personel dipukul.

BACA JUGA: Mutasi Polri, Kapolrestabes Medan Kombes Eddizon Isir Pindah Tugas

“Kemudian adik adik STP juga turut melakukan pemukulan terhadap anggota Tiem opsnal yang menyamar, sehingga anggota Tiem opsnal yang menyamar tersebut terjatuh kelantai akibat terkena pukulan. Lalu para tersangka atas nama STP dan DS berhasil melarikan diri atau DPO. Anggota tim yang menyamar tersebut mengalami luka memar di telinga dan bagian pinggang, dan dirawat di Rumah Sakit Umum Pandan,” kata Sinurat.

DS dan STP Juga Miliki Ganja

Usai penangkapan terhadap DPO DS dan STP, interogasi pun dilakukan di kantor Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah. Interogasi itu berhasil, DS pun mengungkap, STP ternyata menyimpan ganja kering yang disimpannya di semak-semak dekat pondok di lokasi penangkapan.

BACA JUGA: AKBP Nicolas Dedy, Pengganti Kapolres Tapteng yang Baru

Dari pengakuan tersebut, personel Sat Narkoba dan tim kembali membawa tersangka DS ke lokasi penangkapan untuk menunjukkan barang haram itu. Tim pun menemukan satu bal ganja yang dibungkus plastik Alfamidi dan dilakban.

“STP pun membenarkan ganja kering yang ditemukan di semak-semak adalah benar miliknya dan DS dan akan dijual, namun belum berhasil terjual,” kata Sinurat.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed