oleh

Bupati Siapkan Bantuan Bagi Mahasiswa Terdampak Covid-19, GMNI UNITA: Ada 171 Mahasiswa Terdata

Rakyatsumut.com, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menyiapkan bantuan bagi masyarakat yang rentan terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara, termasuk kepada mahasiswa.

Khusus pendataan terhadap jumlah mahasiswa yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara, Bupati Nikson mempercayakan kepada Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara (UNITA).

“Kami diarahkan (Bupati) untuk mendata mahasiswa yang berada di kost dan kuliah di Taput. Kalau masalah bentuk bantuan nya seperti apa tunggu kami serahkan dulu data-data tersebut selanjutnya menunggu Informasi dari beliau (Bupati Nikson),” kata Yusuf Sihombing selaku Ketua GMNI Komisariat UNITA yang menerima mandat Bupati Nikson, Kamis (30/4/2020) sore, melalui pesan singkat.

BACA JUGA:

Dijelaskan Yusuf, pengiriman data diri mahasiswa paling lama diterima pihaknya hari ini. Dan berdasarkan data yang ada, total data yang sudah diterima sebanyak 171 mahasiswa.

Diketahui, GmnI Komisariat Unita yang diketuai oleh Yusuf Sihombing ini bergabung dalam relawan Covid-19 di Desa Pariksabungan, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara.

“Sampai hari ini saja (pengiriman data), karena hari ini tekakhir. Mahasiswa IAKN 76, Mahasiswa Unita 41 Total 117 Mahasiswa,” kata Yusuf merinci.

Adapun kelengkapan data yang dimaksud adalah nama mahasiswa, kampus asal, alamat kampus dan alamat kost.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan siapkan bantuan bagi lansia, mahasiswa terdampak dan warga yang berdomisili di Taput tapi tidak ber-KTP Tapanuli Utara.

Hal itu diungkapkannya, dalam penyerahan bantuan voucher tambahan sebanyak 1050 Voucher bagi masyarakat Kelurahan se-Tapanuli Utara, Tokoh Agama dan juga bantuan stimulan bagi pers, di halaman Kantor Bupati, Jumat (17/4/2020).

“Selanjutnya, agar para camat mendata mahasiswa yang juga terdampak Covid-19 yang saat ini berada di kota-kota tempatnya kuliah dan tidak bisa pulang kampung untuk mencegah penyebaran, sementara orangtuanya juga terdampak dan tidak mampu lagi transfer uang untuk biaya makan bagi mahasiswa dimaksud,” kata Bupati Nikson.

Editor: Ariandi

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed