oleh

12 Wilayah di Sumut Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Jangan Mudik

Rakyatsumut.com, Perkembangan penularan wabah Covid-19 terjadi begitu cepat, tercatat saat ini ada 12 wilayah di Sumatera Utara terpapar pandemi. Dari jumlah tersebut, Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang menjadi wilayah dengan sebaran terbanyak saat ini.

Untuk itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara melalui Juru bicaranya dr Aris Yudhariansyah, meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas diluar rumah.

“Apalagi ini di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri diharapkan masyarakat jangan mudik. Silaturahmi tetap bisa dilakukan dengan alat komunikasi,” kata Aris Yudhariansyah saat live streaming, Kamis (30/4/2020) sore.

BACA JUGA:

Dikatakan Aris, mengurangi mobiltas sangat efektif untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Sebab, dengan mengurangi aktifitas diluar rumah, potensi berpindahnya virus dari satu wilayah ke wilayah lainnya menjadi kecil.

Dengan begitu lanjutnya, wilayah yang sebaran terpapar relatif kecil dapat melakukan antisipasi dan Sumatera Utara segera terbebas dari wabah Virus Corona. Dari data, jumlah angka kasus tertinggi ada di Kota Medan dengan jumlah positif 86 orang dan disusul Kabupaten Deliserdang 11 orang.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Pemko Medan yang pada tanggal 1 Mei akan memberlakukan karantina penanganan Covid-19 dengan sistem Cluster Isolation. Semoga ini dapat segera menekan angka penyebaran, sekaligus langkah ini bisa menjadi role model bagi kabupaten/kota lainnya,” ungkap Aris.

Dalam kesempatan itu, dr Aris Yudhariansyah menyampaikan data terkini dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan data per tanggal 30 April 2020, tercatat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 146 orang, dan pasien positif ada 117 orang. Sementara untuk pasien sembuh ada sebanyak 41 orang dan yang meninggal dunia dengan status positif ada 13 orang.

Aris sebelum menutup pemaparannya kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa kunci melawan Covid-19 adalah menjalankan dan patuh terhadap protokol penanganan yang telah diimbau. Serta hal yang tak kalah penting yakni meningkatkan rasa solidaritas antar warga masyarakat.

“Paling sederhana yakni membantu tetangga yang berusaha selama pandemi dengan membeli dagangannya,” pungkasnya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed