oleh

Hasil Swab Negatif, Tim GTPP Covid-19 Paluta Kunjungi Keluarga PDP Meninggal

Rakyatsumut.com, Hasil swab terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial SHS (18), asal Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara diketahui negatif covid-19. PDP tersebut diketahui telah meninggal dunia 13 April lalu.

Pasca informasi swab negative tersebut, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengunjungi keluarga almarhumah SHS (18) di Kecamatan Halongonan, Selasa (28/4/2020).

Kunjungan Tim GTPP Covid-19 Paluta untuk takziah sekaligus memberitahukan kepada pihak keluarga bahwa almarhumah SHS (18) tidak terinfeksi Covid-19, sesuai hasil swab test dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta.

Mewakili Tim GTPP Covid-19 Paluta, Kepala Satpol PP Paluta, Dinas Kesehatan Paluta, Camat Halongonan, TNI, Polri, Kepala Desa beserta tim kesehatan Kecamatan.

Kepada keluarga dan masyarakat, perwakilan Tim GTPP Covid-19 Paluta, Darman Hasibuan menjelaskan, hasil swab negatif tersebut diperoleh dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta.

BACA JUGA:

Terkait penetapan SHS sebagai PDP, Darman mengaku bukan kemauan sepihak dari Tim GTPP Covid-19 Paluta, namun mengikuti protokol kesehatan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah dalam penanganan pandemi yang sedang dihadapi.

“Kepada keluarga, khususnya orangtua Almarhumah kami memohon maaf dan mengucapkan belasungkawa,” ucapnya.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Paluta melalui Kabid P2P, Afrida Henny Simamora mengatakan, hasil swab test SHS negatif Covid-19 berdasarkan Surat Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta Kemenkes RI Nomor UM.01.05/XL.1/1317/2020 tanggal 24 April lalu.

Dikatakan,  terkait pemakaman jenazah Almarhum SHS (18) yang dilakukan sesuai protokol penanganan pasien Covid-19, untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan, serta mengikuti anjuran pemerintah terkait penanganan pasien.

“Sampai hari ini belum ada warga Paluta yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Namun selama wabah ini sudah dua orang ditetapkan PDP termasuk Almarhumah SHS,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan keluarga Almarhumah, H Pangaloan Siregar menyampaikan terima kasih dan ucapan rasa syukur atas keluarnya surat keterangan dari pemerintah yang menyatakan negatif Covid-19.

“Kami berharap kepada Tim GTPP Covid-19 Paluta, bisa meluruskan serta menyampaikan informasi ini kepada seluruh masyarakat Kabupaten Paluta agar tidak menjadi fitnah bagi kami,” tegasnya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed