oleh

Tiga Manejer PTPN III Diperas dan Diancam, Dua Orang Diamankan

Rakyatsumut.com, Tiga orang bekerja sebagai manajer di PTPN III, masing-masing Seno Aji, manejer PTPN III Gunung Pamela, Nikoman Sitorus, Manager PTPN III Silau Dunia dan Wahyu Cahyadi, Manager PTPN III Gunung Para mengalami pemerasan dengan ancaman kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Rahmadani dalam keterangan tertulis kepada wartawan menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10:00 WIB, Senin (27/4/2020).

Disebutkan, sebanyak 2 orang diamankan atas peristiwa tersebut. yakni Suwardi (50), warga Huta AFD 03 Desa, Dolok Merangir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun dan Marasalem Harahap (40) warga jalan Rakuta Sembiring, Kelurahan Naga Pita Kota, Pematang Siantar.

“Personil Sat Resrim di pimpin oleh Kanit I Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi, IPTU E.H TARIGAN melakukan penangkapan dengan tertangkap tangan pelaku pemerasan dengan ancaman kekerasan,” kata AKP Rahmadani.

Dikatakan, pemerasan itu terjadi di Kantor Perkebunan PTPN III Gunung Pamela Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, dengan kerugian materil Rp30 juta.

Dengan para saksi masing-masing Rudi Suhaery Karyawan BUMN, warga Dusun I, Desa Gunung Para, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, Ibnu Syahputra warga Emplasmen Kebun Gunung Pamela dan Saleh Iskandar warga Dusun II, desa Gunung Para, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Disebutkan sejumlah barang bukti diamankan, yakni uang tunai Rp30 juta terdiri dari uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu. Kemudian 1 unit mobil datsun warna putih dengan BK 1709 WF, 1 unit Handphone merk Oppo type A57 warna rose Gold, 1 unit handphone merk samsung tipe A51 warna biru, 1 unit handphone merk Vivo Y19 warna Hitam, dan 1 unit handphone merk Vivo V11 warna hitam.

AKP Rahmadani menuturkan kronologi kejadian. Berawal dari hari Selasa (21/4/2020) lalu saat Marasalim Harahap menghubungi saksi Ibnu Syaputra untuk meminta sejumlah uang tunai sebesar Rp30 juta.

“Dimana uang tersebut adalah sebagai tebusan agar terlapor Marasalem Harahap, tidak membuat pemberitaan yang tidak benar atau buruk tentang kinerja pimpinan perkebunan gunung pamela,” kata Rahmadani.

Selanjutnya pada hari ini, sekira pukul 08:00 WIB, para terlapor mendatangi dan menemui saksi Ibnu Syaputra untuk mengambil uang tunai sebesar Rp30 juta tersebut.

“Dan setelah terjadi penyerahan, diamankan 2 orang pelaku pemerasan dan ancaman terhadap korban,” tutup Rahmadani.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed