oleh

Penjelasan Jubir GTPP Sumut tentang Fase dan Alur Covid-19 Bekerja

Rakyatsumut.com, Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah meminta masyarakat memahami fase dan alur covid-19 bekerja.

Demikian harap Aris dalam konfrensi pers di Media Centre Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Minggu kemarin.

Pada umumnya, kata Aris, rata-rata virus bertahan sampai hari ke-20. Meskipun setelah anti bodi timbul dan matang, maka sejak hari ke-10 jumlah virus akan menurun drastis.

Kemudian, hari ke-14 jumlah virus tinggal sedikit dan akan benar-benar bersih pada hari ke-20.

“Namun, ada kasus ekstrem dimana virus bertahan sampai 28 hingga 37 hari setelah kontak. Bila mau aman, gunakan prinsip 2 kali 20 hari atau enam pekan. Untuk itu lah, kenapa isolasi sangat penting. Memastikan virus benar-benar sudah hilang dan tidak menularkan ke orang lain,” kata Aris.

BACA JUGA:

Masalah lain yang saat ini banyak terjadi, kata Aris, ialah munculnya kepanikan berlebihan karena hasil rapid test positif.

Padahal, menurut Aris, untuk menentukan positif atau negatifnya seseorang memerlukan alur dan rangkaian pemeriksaan sistematis oleh dokter.

“Penentuan positif Covid-19 tidak sembarangan. Diagnosis adalah ranah dokter. Rapid test untuk Covid-19 sebenarnya tepat dan bermakna, syaratnya tepat waktu penggunaannya. Di masa awal infeksi tidak tepat, paling cepat minimal 7 hari atau 10 hari setelah kontak atau perjalanan. Lebih tepat lagi kalau ada gejala,” paparnya.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed