oleh

Pemudik di Tapanuli Tengah Diisolasi, Jumlahnya 15 Orang

Rakyatusmut.com, Para pemudik dari luar daerah yang tiba di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara saat ini menjalani masa isolasi.

Sebanyak 15 orang menjalani isolasi yang dilakukan di dua tempat berbeda, yakni di AKPER Tapteng sebanyak 11 orang dan di gedung Diklat di Pinangsori sebanyak 4 orang.

“Ini memang sudah imbauan, ini ada (pemudik) dari Makasar, Bekasi, sudah barang tentu harus kita antisipasi, bahwa kemudian, kita berdoa beliau tidak terjangkit penyakit apapun, tapi upaya pencegahan sudah barang tentu kita lakukan,” kata Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada wartawan di AKPER Tapteng, Sibuluan, Minggu (26/4/2020).

Dia menerangkan, isolasi akan dilakukan 14 hari. Kebutuhan para pemudik diberikan dan akan dilakukan pengecekan secara rutin oleh para petugas medis.

“Dan kalau perkembangan bagus kita akan pulangkan ke kampung, dan kalau ada gejala tertentu akan kita cek di RSUD Pandan dan akan dirujuk,” ucap Bupati Tapteng.

BACA JUGA:

Dikatakan, kondisi 15 orang pemudik yang saat ini menjalani isolasi dalam keadaan baik. Kendati Bupati mengingatkan, terkadang orang yang tanpa gejala juga berpotensi menjadi sumber penularan covid-19.

“Namun yang perlu banyak pasien tanpa gejala, tidak menunjukkan penyakit, ini yang harus kita antisipasi,” tukasnya.

Bupati Bakhtiar menerangkan, isolasi tersebut tidak saja dilakukan di dua tempat tersebut. Isolasi juga telah disediakan di desa di daerah tersebut untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik.

“Di desa juga sudah kita minta menyiapkan satu rumah tempat isolasi. Walau begitu, harapan kami masyarakat di luar daerah kami minta agar jangan pulang dulu,” pungkas Bupati Tapteng.

Editor: Ariandi

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed