oleh

Kisah Keluarga Tak Sanggup Bayar Kontrakan Viral, Camat Medan Denai: Kita Carikan Tempat Tinggal

Rakyatsumut.com, Kisah satu keluarga di Medan, Sumatera Utara, tepatnya di Kecamatan Medan Denai mengiris hati. Dikabarkan keluarga Junaidi Rahman dan istrinya beserta lima orang anaknya diusir dari rumah kontrakan karena tidak mampu membayar biaya sewa rumah. Selain itu, keluarga yang tinggal Jalan Rawa Cangkuk III, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, disebutkan sudah berhari-hari tidak makan dampak pandemi Covid-19.

Junaidi tidak mampu memberi nafkah keluarganya lantaran pekerjaan sebagai tukang service Air Conditioner (AC), sepi orderan. Kisah satu keluarga itu pun langsung mendapat tanggapan publik dan viral di media sosial.

Mendengar kabar tersebut, Camat Medan Denai, Ali Sipahutar bersama sejumlah unsur melakukan pengecekan untuk memastikan cerita yang sudah tersebar, pada Sabtu (25/4/2020) malam. Setelah bertemu oleh keluarga tersebut, diperoleh cerita yang sesungguhnya.

“Dari cerita istri Junaidi Rahman, menyatakan bahwa tidak benar jika mereka tidak makan-makan selama berhari-hari. Yang benar bahwa mereka harus pergi dari rumah lantaran tidak bisa membayar uang sewa kontrakan,” ucap Camat Medan Denai, Ali Sipahutar, pada Minggu (26/4/2020).

BACA JUGA:

 

Dijelaskan Ali Sipahutar, memang benar bahwa kepala rumah tangga keluarga tersebut bekerja sebagai pekerja service AC. Karena sepi pelanggan selama Corona, keluarga tersebut harus keluar dari rumah kontrakannya. Da saat ini tinggal dirumah milik salah seorang warga di Jalan Tuba II.

Lanjut Ali Sipahutar, selama ini keluarga tersebut hanya mendapat bantuan dari para tetangga. Sementara terkait bantuan pemerintah, keluarga tersebut tidak menerima, lantaran masih berstatus sebagai warga Kotamadya Binjai.

“Terlebih dahulu kami akan berkoordinasi dengan pihak Pemko Binjai untuk melakukan pemindahan kependudukan Junaidi agar dapat dijadikan sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos). Karena itu lah Junaidi tidak mendapatkan bantuan selama ini,” ungkap Ali.

Dikatakan Ali Sipahutar, selanjutnya Pemerintah Kota Medan akan mengupayakan tempat tinggal sementara bagi keluarga terdampak tersebut. Dan untuk bertahan hidup, pihaknya juga telah menyerahkan bantuan berupa bahan sembako.

“Tadi kita sudah beri bantuan sembako berupa beras, telur, minyak makan dan mi instant. Dan atas perintah Plt Wali Kota Medan, akan kita carikan sesegera mungkin tempat tinggal sementara buat keluarga Junaidi, minimal kita sewa rumah selama 6 bulan. Ini akan kita pantau terus,” pungkasnya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed