oleh

Jubir Partai Aceh Dipolisikan, Muzakir Manaf: Kalau Terjadi Kriminalisasi, Saya Bersikap!

Rakyatsumut.com, Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, menyatakan sikap tegas akan bersama Juru Bicara DPA Partai Aceh, Muhammad Saleh, yang dilaporkan oleh seorang pengusaha ke Polda Aceh

Hal itu ditegaskan Mualem yang juga Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) pada Jumat siang, 24 April 2020 di Banda Aceh, setelah dirinya memperhatikan perkembangan sejak Muhammad Saleh dilaporkan pada 15 April 2020, terkait tuduhan pencemaran nama baik.

“Selain wartawan dan anak bangsa Aceh, saudara Muhammad Saleh kami minta menjadi Jubir DPA PA. Dia kami rekrut dari unsur profesional. Karenanya dia tidak sendiri. Apabila terus terjadi kriminalisasi terhadap dirinya, baik oleh internal maupun eksternal, maka saya sebagai Ketua Umum DPA PA akan bersikap,” tegas Mualem.

Menurut Mualem, kondisi saat ini sudah tidak sehat, tendensius dan penuh fitnah, sehingga mencederai proses hukum yang sedang berjalan di Polda Aceh. Muzakir Manaf meyakini penyidik kepolisian akan bekerja profesional sesuai koridor hukum dalam menangani perkara tersebut.

Dikatakan Mualem, dirinya perlu menyatakan penegasan, menyusul mulai munculnya berbagai komentar dan pendapat yang cenderung menghakimi dan membawa-bawa nama Partai Aceh.

“Jangan giring opini macam-macam. Jangan bertindak dan berlagak menuntut seperti seorang jaksa dan menghakimi ibarat seorang hakim. Apalagi tidak paham serta mengerti dengan masalah maupun memiliki hubungan langsung dalam perkara tersebut. Perkara ini masih permulaan, karena itu hormati dan hargai kerja polisi,” ujarnya.

Ketua Umum DPA Partai Aceh itu menegaskan bahwa Muhammad Saleh merupakan Juru Bicara (Jubir) yang selama ini telah menunjukkan integritasnya dalam kemajuan Partai Aceh. Karenanya, kepada Muhammad Saleh, Mualem meminta untuk terus mengumpulkan berbagai fakta jejak digital dari para pihak untuk dipelajari.

“Nanti akan saya minta kuasa hukum DPA Partai Aceh mempelajari semua itu, kami akan tempuh langkah hukum selanjutnya,” ungkap Muzakir Manaf.

Sementara terkait adanya permintaan pihak tertentu yang mengaku sebagai eks kombatan GAM agar Muhammad Saleh dicopot dari posisi Jubir PA, Mualem kembali menegaskan bahwa itu merupakan keputusannya sebagai ketua umum partai.

“Tidak ada urusan dengan mereka, yang tahu dan meminta saudara Muhammad Saleh untuk menjadi Jubir DPA PA adalah saya. Kami butuh ide, gagasan dan pemikiran kritisnya demi kemajuan Bangsa Aceh dan Partai Aceh di masa mendatang,” ucapnya.

Muzakir Manaf mengungkapkan bawah dirinya mengenal Muhammad Saleh sejak lama. Saleh adalah sosok jurnalis kritis, berintegritas dan kenyang pengalaman di tingkat nasional.

Karena itu, dia meminta kepada para pihak untuk segera berhenti dan tidak melakukan provokasi serta mengiring opini sepihak, sehingga menganggu kerja polisi dan berpotensi terjadinya gugatan hukum balik.

“Saya juga tegaskan kepada Ketua PWI Aceh untuk menahan diri dan jangan terlalu jauh masuk dalam perkara yang sedang berproses. Sebagai pribadi dan Ketua DPA Partai Aceh, saya tahu apa yang pernah dilakukan Muhammad Saleh untuk PWI Aceh dan apa yang kalian lakukan selama ini,” pungkasnya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed