oleh

DPRD VS Pemko Sibolga, Dwi Prahmana Imbau Tokoh Masyarakat Jangan Jadi “Kompor”

Rakyatsumut.com, Dwi Prahmana pengamat Sosial Politik kota Sibolga mengimbau kepada para tokoh masyarakat di Kota Sibolga turut mengademkan situasi, bukan malah menjadi “kompor” dalam kisruh antara DPRD Sibolga dan Pemko Sibolga.

“Kepada masyarakat yang jadi tokoh masyarakat, agar hadir mengademkan suasana lalu tidak menjadi “kompor”, tidak terkhusus bagi siapapun, dengan kondisi masyarakat yang sedang gamang, takut dan mencekam seperti sekarang, mari mengademkan, jangan pula omongan kita malah menciptakan persoalan baru,” ungkapnya, Kamis (23/4/2020).

Menurut Dwi Prahmana, hal terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah, bagaimana mengatasi kondisi kesehatan maayarakat yang semakin mengkhawatirkan, bagaimana menstabilkan ekonomi masyarakat Sibolga yang sudah gonjang ganjing, itu yang penting bukan perdebatan.

Dijelaskan, masalah yang diperdebatkan DPRD dan Wali Kota saat ini, sebenarnya tidak penting, karen itu cukup dipersoalkan secara intenal atau secara administrasi tidak perlu mencuat kepublik, dan jadi konsumsi masyarakat.

BACA JUGA:

Termasuk tentang ucapan Wali Kota yang mengatakan jangan jadikan DPRD itu seperti Warung Kopi, Dwi juga menilai hal itu tidak perlu dibesarkan. Karena dulu pun Gusdur pernah bilang seperti anak TK.

“Kita berharap sudahlah gak pun bicara instrospeksi diri, bagusnya saling menahan dirilah,” cetusnya.

Dwi juga menganjurkan kepada DPRD dan Pemko untuk memikirkan langkah kedepan, bagaimana cara mengatasi Covid-19.

“Jngan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan, persoalan yang sekarang bagaimana semakin baik dalam mengendalikan kondisi Sibolga dari Covid-19. sebagai masyarakat, saya memberikan nilai plus bagi Pemko Sibolga dalam menangani Covid-19 di Sibolga, anggaran sudah disiapkan, berbagai bantuan sudah digalang, Pemerintah harus lebih arif melihat ini termasuk DPRDnya,” beber Dwi Prahmana.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed