oleh

Polrestabes Medan Musnahkan Barang Bukti Pengungkapan Selama Dua Pekan

Rakyatsumut.com, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan pil ekstasi hasil pengungkapan dari enam kasus berbeda periode Februari sampai April 2020.

Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Medan, Ajun Komisaris Besar Polisi Sugeng Riyadi mengatakan, sebanyak 15 kilogram sabu dan 60.500 butir narkotika dimusnahkan. Sementara 10 orang tersangka diamankan dalam pengungkapan tersebut.

“Sebagai syarat formal kelengkapan berkas, penetapan penyitaan barang bukti dan penetapan tersangka, maka kita lakukan pemusnahan barang bukti. Dan barang bukti yang diajukan ke jaksa yang merupakan sampel dari barang bukti masing-masing kasus sudah diserahkan,” ujarnya, Rabu (22/4/2020).

BACA JUGA:

 

Dikatakan AKBP Sugeng, barang haram tersebut diungkap dari para tersangka pengedar narkotika jaringan Internasional (Malaysia-Medan-Aceh), yang diungkap selama dua pekan.

Lebih lanjut kata AKBP Sugeng, untuk pengungkapan 15 kilogram sabu dan 60 butir ekstasi diamankan dari empat orang tersangka yakni AY (22) warga Jalan Air Joman Silau Baru, Kabupaten Asahan, WY (24) warga Jalan Garu VI, Kelurahan Harjo Sari, Kecamatan Medan Amplas.

Dan NB (17) warga Jalan Mabar, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Labuhan, serta RK (19) warga Jalan Griya Martubung, Kelurahan Medan Labuhan,  Kecamatan Medan Labuhan.

Dijelaskan AKBP Sugeng, pengungkapan kasus bermula dari adanya informasi dari masyarakat bahwa ada indekos yang berada Jalan Setia Budi, Gang Rambutan Pasar I, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, dijadikan gudang penyimpanan narkotika.

Petugas langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan empat tersangka berikut barang bukti 15 kilogram sabu dan 60 ribu butir ekstasi. Namun saat dilakukan pengembangan, tersangka AY berusaha melakukan perlawanan dan melarikan diri.

Tidak mau mengambil risiko, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dan mengenai dada tersangka. Saat dilarikan ke RS Bhayangkara tersangka AY dinyatakan meninggal dunia.

“Satu tersangka berinisial AY dilakukan penindakan tegas oleh petugas lantaran melawan dan yang bersangkutan meninggal dunia,” pungkasnya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed