oleh

Gugus Tugas Covid-19 Tapteng Tegaskan Pedagang yang Meninggal di Pasar Sukamaju Bukan Karena Covid-19

Rakyatsumut.com, Petugas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tapanuli Tengah Ewiyah menegaskan pedagang yang meninggal mendadak di Pasar Sukamaju, Pasaribu Tobing, atas nama Rislon Pasaribu (57), warga Mela, Kecamatan Tapian Nauli tidak ada kaitannya dengan Covid-19.

Hal itu dikatakan Ewiyah untuk menghindari informasi miring karena memang anak korban saat ini dalam pantauan dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) karena baru datang dari Kota Medan empat hari sebelum kejadian.

“Meninggalnya Rislon Pasaribu karena riwayat hipertensi ada riwayat diabetes juga, memang ada keluhan batuk dan keluhan batuknya itu udah sering dan memang udah bolak-balik berobat, jadi sebelum anaknya datang, dia memang udah punya riwayat sakit, jadi diagnosa dokter memang tidak ada gejala Covid-19,” kata Awiyah ketika dikonfirmasi Rakyatsumut.com, Rabu (22/4/2020).

BACA JUGA:

Awiyah menjelaskan saat ini anak korban masih dalam pantauan pihak Puskesmas setempat dengan kondisi masih sehat.

“Saat ini, anak ini sedang kita isolasi dirumah, dalam pantauan Puskesmas setempat, kita pantau orang tanpa gejala (OTG) karena anaknya sehat masih,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Rislon Pasaribu ditemukan meninggal dunia sekitar pukul delapan (pagi) di pasar Sukamaju, Kecamatan Pasaribu Tobing, Tapanuli Tengah, Rabu (22/4/2020).

Kanit Intel Polsek Sorkam Ipda N Girsang mengatakan sebelum meninggal, Rislon Pasaribu diperkirakan belum makan kemudian minum teh manis dan langsung mengkonsumsi obat.

“Sekitar pukul delapan (pagi) ada pedagang dari Mela (meninggal), namanya Rislon pasaribu usia 57. Berjualan di desa sukamaju, Pasaribu Tobing, diperkirakan belum makan, minum teh manis, langsung minum obat,” kata Girsang.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed