oleh

Tidak Peduli Pandemi Corona, Perkreditan Barang Kejar Pembayaran Konsumen

Rakyatsumut.com, Instruksi Pemerintah agar masyarakat tetap berada dirumah saat Pandemi Corona, ternyata tidak berlaku bagi para pengusaha perkreditan alat-alat rumahtangga. Terbukti dengan gencarnya para pengusaha melakukan penagihan kerumah-rumah masyarakat.

Saat ini, tidak hanya soal kebutuhan makanan, masyarakat juga di “hantui” para pengusaha kredit, karena dikondisi saat ini, pengusaha selalu mendatangi rumah warga untuk menagih uang cicilan barang.

Nurhayati Marbun (34) salah seorang ibu rumahtangga dan karyawan di salah satu rumah makan di sibolga kepada rakyatsumut.com mengeluhkan nasibnya yang saat ini dikejar tukang kredit barang.

“Dulu saya ngambil barang kredit, dan saya tidak pernah nunggak pak, tapi karena kondisi saat ini, saya sudah nunggak satu bulan,” akunya.

BACA JUGA:

Nurhayati bercerita, pembayarannya menunggak lantaran usaha jual nasi tempat dia bekerja lebih sering tutup daripada buka. “Buka pun, orang tidak bisa makan ditempat kami, mereka harus bungkus, dan pembeli pun sudah jarang pak,” ungkapnya.

Selaku warga yang terdampak, pandemi Corona, Nurhayati berharap kiranya pemerintah juga tegas membuat aturan kepada para pengusaha perkreditan. “Kondisi inikan tidak dibuat buat, harusnya pemerintah juga bertindak tegas,  supaya para pengusaha kredit memberikan kelonggaran kepada pengusaha,” pungkasnya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed