oleh

Karyawan Apotek di Siantar Ditemukan Meregang Nyawa di Kebunnya

Rakyatsumut.com, Warga Simalungun digegetkan dengan Penemuan mayat di Huta Parik, Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawamaraja Bahjambi, Simalungun, pada Sabtu (18/4/2020) sekira pukul 20.00 Wib, membuat warga setempat heboh.

Saat penemuan mayat tersebut dilaporkan, tiba tiba petugas datang mengevakuasi jenazah dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Simalungun. Petugas pun datang dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, layaknya mengurus pasien Covid-19.

“Kita langsung menghubungi pihak berwenang untuk mengevakuasi mayat warga yang ditemukan di persawahan Huta Parik, Nagori Mariah Jambi,” kata Pangulu Mariah Jambi, Darwis Tambunan, Senin (20/4/2020) dikutip dari Metro24jam.

Menurut Darwis, tim Gugus Covid-19 saat itu memastikan pria tersebut meninggal dunia bukan akibat Covid-19. Meski begitu, Pangulu Darwis mengaku tidak begitu mengetahui identitas dan alamat korban.

BACA JUGA: 

“Belum diketahui secara pasti penyebab dia meninggal dunia. Namun, warga menginformasikan alamatnya di Pematangsiantar. Pastinya, saya tidak mengetahui,” lanjutnya.

Sementara itu, seorang warga mengatakan, setelah mendapat laporan penemuan mayat di Huta Parik, aparat desa dan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa kemudian petugas medis datang mengenakan APD.

“Gara-gara itu (APD), kita (warga) berasumsi ada pasien corona di Nagori Mariah Jambi ini. Bahkan, sampai ada warga yang menanyakan kepada petugas, mengenai ada tidaknya pasien positif Covid-19,” katanya.

Kapolsek Tanah Jawa, AKP Syamsul Baharuddin SH, saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

“Korban ditemukan di areal kolam ikan miliknya di Huta Tadik, Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi, Simalungun, Sabtu (18/4/2020) sekira pukul 18.15 Wib.

Syamsul menerangkan,  korban diketahui bernama Rosman Damanik (55), warga Jalan Bah Biak Kanan, Kelurahan Sigulang-gulang, Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.

“Korban bekerja sebagai karyawan di Apotek Kimia Farma Kota Pematang Siantar,” katanya.

Dijelaskannya, petugas medis datang dengan mengenakan APD saat mengevakuasi untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.

Editor: Damai Mendrofa

Artikel ini sudah tayang di: https://news.metro24jam.com/read/2020/04/20/92884/karyawan-kimia-farma-siantar-tewas-di-mariah-jambi-petugas-datang-pakai-apd-di-bah-joga-pasien-pdp-meninggal-dunia

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed