oleh

Polsek Delitua Bekuk Pencuri Sepeda Motor Korban Jambret

Rakyatsumut.com, Personel Reserse Kriminal Polsek Delitua akhirnya meringkus pelaku pencurian sepeda motor milik korban jambret dengan modus menyaru sebagai petugas dari Polda Sumatera Utara. Pelaku saat itu menyaru sebagai anggota polisi dan berpura-pura menolong korban jambret di Underpass Titikuning Medan.

Kapolsek Delitua Ajun Komisaris Polisi Zulkifli membenarkan telah menangkap pelaku. Pihaknya mengamankan pelaku dari Polsek Medan Baru yang telah diamankan warga dari Jalan Meranti Komplek Merbabu Mas, Kecamatan Medan Petisah.

“Begitu mendapat informasi bahwa pelaku telah diamankan di Polsek Medan Baru, personel langsung meluncur untuk menjemputnya. Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya telah menggelapkan sepeda motor milik korban jambret,” kata AKP Zulkifli, Senin (20/4/2020).

Dijelaskan AKP Zulkifli, pelaku yang diamankan tersebut bernama M Januar alias Reza (29) warga Jalan Glugur Bay Pass, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat. Dalam upayanya menggelapkan sepeda motor milik korban, pelaku berpura-pura menawarkan pertolongan kepada korban.

 

BACA JUGA:

 

Korban bernama Rahmadina seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), menjadi korban penjambretan pada Rabu (15/4/2020) malam, ketika korban baru saja mengantar anaknya dari Jalan Katamso Medan, dan dijambret saat melintas di Underpass Titikuning Jalan AH Nasution Medan.

“Setelah korban sudah dirawat di RS Mitra Sejati, pelaku bersama perwakilan keluarga masih sempat membantu dengan menjemput kartu BPJS ke rumah korban,” ujarnya.

Lanjut kata AKP Zulkifli, sekira pukul 02.00 WIB, setelah korban dipindahkan ke ruang rawat inap, pelaku mengatakan kepada salah seorang kerabat korban yang menjadi saksi, untuk membeli makanan.

“Kepada saksi, pelaku mengatakan untuk pergi sendirian membeli nasi dan meminta kunci serta karcis parkir. Namun setelah itu, korban tak kunjung kemabali,” ungkapnya.

Hasil interogasi terhadap tersangka, usai membawa kabur sepeda motor milik korban, ia menuju Jalan Pancing untuk menemuai seorang temannya. Oleh teman pelaku, sepeda motor tersebut dijual dengan harga Rp 2 juta.

“Jadi kasus tersebut yakni Penipuan dan Penggelapan sepeda motor. Beberapa hari lalu dimasukkan di media sosial bawa itu sebagai kasus begal Underpass, namun sebenarnya kasus 372/378 dengan modus membantu Rahmadina terjatuh dan dibawa ke RS Mitra Sejati,” jelas Zulkifli.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed