oleh

Mencuri Beras Lantaran Lapar, Kapolsek Medan Baru: Kita Prihatin!

Rakyatsumut.com, Kisah pilu terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Demi mencukupi kebutuhan hidup, seorang warga berinisial A (40), nekad mencuri beras 5 kilogram di Jalan Cinta Karya Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia pada Minggu (19/4/2020).

Akibatnya, pelaku ditangkap warga bersama barang bukti yang ia curi, dan menjadi bulan-bulanan masa hingga babak belur.

Kapolsek Medan Baru Komisaris Polisi Martuasah Tobing saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya benar seorang pelaku pencurian diamankan warga. Pelaku mencuri satu goni beras seberat 5 kilogram,” kata Kompol Martuasah, Senin (20/4/2020).

Dijelaskan Martuasah, pelaku merupakan warga Jalan Mawar Gang Banteng, Kelurahan, Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui nekad mencuri lantaran tidak punya uang untuk membeli bahan makanan. Sementara, penghasilannya sebagai seorang pekerja di bengkel bubut tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup, lantaran sepi pelanggan.

“Tersangka menerangkan bahwa dia sudah sangat lapar, berhubung apapun sudah tidak ada yang bisa di masak untuk dimakan,” jelas Martuasah.

Dikatakan Martuasah, dari tersangka juga diketahui jika istrinya dan ketiga anaknya sudah tidak lagi tinggal bersamanya melainkan pergi kerumah orang tuanya (orang tua istri ) di Jalan Perjuangan Kelurahan Sari Rejo.

Untuk meyakinkan apa yang dijelaskan oleh tersangka, kata Kompol Martuasah, pihaknya yang dipimpin Kepala Unit Binmas melakukan pengecekan ke kediaman tersangka. Dan dari hasil pengecekan, diketahui apa yang disampaikan tersangka benar sesuai dengan kondisi yang ada.

“Selam ini, bantuan beras yang ia terima diberikan kepada istri dan anaknya,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah ikut prihatin terhadap kondisi tersangka yang terpaksa melakukn tindak pidana lantaran kelaparan dan dipaksa oleh keadaan. Pihak Polsek Medan baru selanjutnya memberikan bantuan alakadar berupa beras 5 kilogram, telur ayam satu papan dan uang sebesar Rp150.000, kepada tersangka agar dapat bertahan hidup dalam menghadapi situasi saat ini.

“Kita prihatin dan kasihan sehingga membantu yang bersangkutan alakadarnya agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Editor: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed