oleh

Masker Kain Tiga Lapis Cukup Melindungi Dari Covid-19

Rakyatsumut.com, Penggunaan masker di luar rumah terus diimbau agar dipatuhi oleh semua orang. Ini dilakukan untuk meningkatkan upaya pencegahan penularan covid-19 yang terus menunjukkan pergerakan penyebaran.

Terkait penggunaan masker ini Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Sumatera Utara, Whiko Irwan mengatakan, penggunaan masker merupakan rekomendasi WHO, baik oleh yang sakit maupun bagi yang sehat.

“Bagi kita masyarakat umum, kita dapat menggunakan masker kain tiga lapis, itu sudah cukup melindungi kita dari penyebaran virus sebesar 70 persen,” jelas Whiko kemarin, Minggu.

Untuk memaksimalkan perlindungan, mengenakan masker saja memang tidak cukup dan harus diiringi dengan gerakan mencuci tangan menggunakan air dan sabun. Kemudian menjaga jarak 2 meter serta menghindari keramaian atau kerumunan.

Whiko pun mencontohkan seperti di Kota Medan, dari hari ke hari dilaporkan ada peningkatan angka penderita Covid-19. Namun masyarakat masih saja mengabaikan berbagai imbauan yang telah disampaikan.

“Oleh karena itu, Dinkes Sumut melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut mengimbau agar instansi organisasi sosial serta pelaku usaha agar dapat membantu pemerintah untuk menyosialisasikan dan mengajak masyarakat dalam rangka upaya pencegahan penularan Covid-19,” tutur Whiko.

BACA JUGA:

Sebelumnya dia mengatakan, meningkatnya angka penderita Covid-19 memunculkan keprihatinan pemerintah. Karena itu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat untuk menyadari bahaya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan selama masa wabah.

Imbauan juga ditegaskan kepada seluruh instansi, organisasi sosial dan pelaku usaha yang berhubungan dengan pelayanan untuk mewajibkan setiap orang yang datang atau yang akan dilayani menggunakan masker.

“Kami juga mengimbau agar pelaku usaha mewajibkan pegawai dan karyawannya untuk menggunakan masker. Dan terakhir, tempat pelayanan umum seperti bank, rumah sakit (RS), swalayan dan sebagainya agar hanya melayani konsumen atau pelanggan yang menggunakan masker,” kata Whiko.

Editor: Rommi Pasaribu

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed