oleh

Gagal Dijambret Malah Ditipu, Korban: Semoga Pelaku Secepatnya Ditangkap

Rakyatsumut.com, Kisah yang dialami Rahmadina pada Rabu (15/4/2020) malam sungguh tragis. Bagaimana tidak, sudah selamat dari aksi kejahatan jalanan, kembali menjadi korban untuk kedua kalinya lantaran sepeda motornya dibawa kabur orang yang mengaku dari Polda Sumatera Utara (Poldasu).

Pascaperistiwa dan telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Sejati, korban warga Komplek Palm Indah Residen Jalan Karya Kasih Medan Johor itu membuat laporan resmi ke Polsek Delitua.

Hal itu disampaikan oleh Rahmadina saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Minggu (19/4/2020). Laporan Rahmadina tertuang dalam nomor : STTLP/ 450/ IV/ 2020/ SPKT/ SEKTA DELTA.

“Saya berharap semoga pelaku secepatnya ditangkap. Agar tidak ada lagi korban lainnya, karena taruhannya nyawa loh,” harap Rahmadina.

BACA JUGA:

Tidak hanya berharap agar pelaku penjambret yang membuatnya penuh luka, ia juga berharap agar pelaku yang membawa kabur sepeda motor miliknya yang diyakini korban masih satu jaringan, ditindak tegas.

“Jangan cuma dia (pelaku), gembongnya sekalian bisa ditangkap. Karena saya yakin, ini adalah komplotan yang cukup besar serta amat sangat berbahaya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Rahmadina seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Medan, menjadi korban penjambretan pada Rabu (15/4/2020) malam, ketika korban baru saja mengantar anaknya dari Jalan Katamso Medan, dan dijambret saat melintas di Underpass Titikuning.

“Saya baru pulang dari Jalan Katamso mengantar anak kerumah mertua. Saat mau pulang kena jambret,” ujar Rahmadina, Kamis (16/4/2020).

Kendati mengalami sejumlah luka akibat saling tarik dengan pelaku, warga yang tinggal di Komplek Palem Indah Residen Jalan Karya Kasih Medan Johor ini mampu mempertahankan tas miliknya.

Dengan kondisi masih lemas dan luka-luka, dua pria datang dan kemudian menawarkan bantuan kepadanya untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Rahmadina tak pernah menyangka jika itu awal dari petaka kedua yang akan dialaminya.

“Keduanya mengaku sebagai polisi, mereka menolong saya dan membawa saya ke rumah sakit,” ungkap Rahmadina.

Belakangan ternyata dua orang yang mengaku sebagai petugas dari Polda Sumatera Utara itu mengambil kunci sepeda motor beserta STNK dari tas dan melarikan sepeda motor korban.

“Karena saya masih lemas, makanya tas mereka yang pegang. Tapi mereka tidak ada memperkenalkan namanya,” ujar Rahmadina.

Laporan: Ucis

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed