oleh

Ini Data Terbaru Covid-19 di Indonesia, Kasus Positif Terus Bertambah

Rakyatsumut.com, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia, Achmad Yurianto melaporkan perkembangan terkini melalui siaran langsung di BNPB, Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Data per tanggal 18 April pukul 12:00 WIB, diperoleh dari 45.000 spesimen yang telah dilakukan pemeriksaan dan lebih dari 39.000 orang yang telah menjalani pemeriksaan.

Pada hari ini, ada 325 penambahan baru kasus positif Corona. Penambahan kasus orang meninggal sebanyak 15 orang, serta penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 24 orang.

BACA JUGA: Pemerintah RI Bangun RS Corona di Pulau Galang

Berikutnya, penambahan ODP sebanyak 2.612, dan penambahan PDP sebanyak 369 orang yang tersebar di 34 provinsi, 221 Kabupaten dan Kota.

“Sehingga total jumlah adalah sebagai berikut: ada 176.000 Orang Dalam Pantauan (ODP), 12.000 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Kasus Positif Corona sebanyak 6.248 kasus, negatif sebanyak 33.174 orang, pasien sembuh 631 orang, dan kasus meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 sebanyak 535 orang,” kata Yuri merinci.

Dalam kesempatan itu, Yuri menyampaikan untuk penanganan Covid-19 baik di pusat maupun di daerah bekerja berdasarkan 6 arahan Presiden untuk membendung penyebaran Coronavirus.

BACA JUGA: Kisah Dua Mahasiswi UI yang Menjadi Relawan Menangani Pasien COVID-19

Yang pertama, pengujian sampel secara masif dan pelacakan secara agresif terhadap contact tracing. Kedua, memanfaatkan layanan konsultasi medis dengan menggunakan teknologi.

Ketiga, komunikasi yang transparan dan efektif. Keempat, penegakan hukum terkait pelanggaran yang meresahkan masyarakat. Kelima, jamunan arus logistic dengan lancar. Serta keenam, stimulus ekonomi yang telah dibuat pemerintah harus tepat sasaran.

Selanjutnya, Yuri mengumumkan beberapa Daerah berdasarkan pola epidemilogisnya, terkait peningkatan penyebaran Covid-19 yang telah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Yang pertama Claster Epidemologi Jabodetabek, Mulai dari Bekasi, DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Provinsi Sumatera Barat, Bandung Raya dan sekitarnya, Kota Pekan Baru, Makassar, dan Kota Tegal,” imbuhnya.

Terakhir Yuri menyampaikan laporan anggaran yang disiapkan pemerintah untuk memberikan pelayanan dan jaring pengamanan sosial sebanyak lebih dari 400 Triliun.

“Ini bukan pekerjaan yang bisa dilakukan dengan main-main, oleh karena itu mari kita bersama-sama mematuhi disiplin dan memenuhi himbauan pemerintah,” pungkasnya.

Laporan: Paska Marbun

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed