oleh

Bupati Irsan Kepada Pengendara Betor: Bantuan Disalurkan Selasa

Rakyatsumut.com, Seratusan pengendara becak bermotor (betor) menggeruduk kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara untuk mengadukan nasib mereka di tengah mewabahnya pandemi Coronavirus Disiase 2019 (Covid-19), Jumat (17/4/2020).

Awalnya sopir betor datang sekitar pukul 11:00 WIB. Namun karena waktu sudah mendekati salat Jumat, Iswan Nagabe selaku Asisten I, yang menerima massa meminta agar bubar sementara dan datang lagi pukul 14:00 WIB.

Kedatangan pengendara betor itu untuk mengadukan nasip mereka yang beberapa hari ini minim penumpang kepada Wali Kota. Kondisi ini tentu sangat berdampak pada ekonomi mereka. Selain itu, mereka mempertanyakan kenapa hanya beberapa orang saja yang menerima bantuan dari Polres Padangsidimpuan.

BACA JUGA: Warga Tapteng Positif Covid-19 Hasil Rapid Test Sudah Dirujuk ke RS Bunda Thamrin

Usai salat Jumat, Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution bersama AKBP Juliani Prihartini selaku Kapolres Sidimpuan, Letnan Dalimunthe selaku Sekretaris Daerah, Pimpinan OPD, Camat, dikawal TNI dan Polri menjelaskan, Pemerintah Kota sangat menyadari dampak ekonomi dan sosial Covid-19 terhadap kondisi warga saat ini.

“Betor dan angkutan umum tidak ada sewa, ekonomi tidak bergerak. Kita semua terdampak akibat Covid-19 ini dan kami sangat memahami itu,” katanya.

Setelah perkembangan ini semua, lanjut Irsan, Pemerintah Kota bersama TNI dan Polri tentu tidak bisa mengambil tindakan sebelum ada petunjuk dari pemerintah pusat.

Dijelaskan Irsan, pada 19 Maret 2020 Kota Padangsidimpuan telah ditetapkan statusnya sebagai daerah siaga bencana. Dengan tujuan agar bisa menjaring semua pelaku perjalanan, sehingga virus corona tidak berkembang di kota itu.

BACA JUGA: Bupati Bakhtiar: Kalau Ada Jajaran Saya Mengutip Dana Bantuan, Kami Copot!

Dikatakannya lagi, pada 4 April 2020, hasil keputusan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), status daerah itu kembali naik menjadi tanggap darurat. Penetapan itu menurut Irsan sudah sesuai ketentuan. Dimana dengan status tersebut, pemerintah kota bisa merencanakan satu kegiatan untuk membantu keluarga terdampak pandemi Covid-19.

Adapun keluarga terdampak ini, sambung Irsan, merupakan keluarga yang ekonominya terganggu karena Covid-19. Penerima bantuan ini didata sesuai alamat domisili terakhir.

“Kita sudah bekerja. Mekanisme yang ditempuh adalah membantu keluarga terdampak. Keluarga terdampak yang tinggal di desa akan menerima bantuan dari dana desa. Bagi yang tinggal di kelurahan, mendapat bantuan dari pemerintah kota. Jumlah bantuannya sama,” jelas Irsan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota pun memastikan bantuan sembako dari pemerintah kepada keluarga terdampak disalurkan mulai Selasa (21/4/2020) mendatang.

“Sopir betor dipastikan masuk sebagai keluarga terdampak yang akan menerima bantuan. Tapi tolong kerjasama kita semua, jangan pula karena akan diberikan bantuan maka tiba-tiba banyak warga kita yang alih profesi jadi sopir betor,” imbuhnya.

Terkait keluhan massa tentang dugaan permainan data di tingkat Kepala Lingkungan dan Lurah, Irsan minta agar hal tersebut segera dilaporkan ke Camat atau langsung ke kantor Wali Kota.

Sementara itu Kapolres Prihartini membenarkan pihaknya memberikan bantuan kepada beberapa orang pengendara betor. Bantuan tersebut, berasal dari donasi ikhlas personil Polres Padangsidimpuan.

Menurut Kapolres, sasarannya dibuat bergilir, Jumat kemarin kepada sopir becak dan hari ini pedagang kaki lima.

BACA JUGA: Penularan Covid-19 Masih Terus Terjadi di Indonesia, Dalam 24 Jam Bertambah 407

“Ini didasari rasa cinta, rasa kemanusiaan dan bakti sosial kami. Tolong jangan salah tafsir, baru ini rezeki yang bisa kami berikan. Kami juga berkeinginan membantu semuanya,” ujar Kapolres.

Terlihat usai pertemuan itu, Kapolres Prihartini meminta massa membubarkan diri. Sekaligus minta agar turut membantu mencegah penularan Covid-19 dengan physical distancing, social distancing dan protokol pencegahan lainnya sesuai imbauan pemerintah.

Laporan: Paska Marbun

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed